Pempek Wong Kiara, Dari Jastip ke Usaha

  • 17 Feb 2026 12:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Kisah usaha kuliner Pempek Wong Kiara di Kota Serang menunjukkan bahwa peluang bisnis bisa lahir dari hal sederhana. Owner Pempek Wong Kiara, Apri Hertika, mengungkapkan usaha yang kini berjalan sekitar satu setengah tahun itu berawal dari kegiatan jasa titip makanan khas Palembang saat momen Lebaran.

Apri menjelaskan, awalnya ia dan suami tidak merencanakan membuka usaha kuliner. Namun respons positif dari konsumen justru membuka peluang baru. “Awalnya kami hanya coba-coba open jastip makanan khas Palembang, ternyata banyak yang pesan dan review-nya positif,” ujarnya dalam program UMKM Bicara RRI Pro 1 Banten, Senin, 16 Februari 2026.

Ia mengaku sempat ragu karena khawatir selera masyarakat Banten tidak cocok dengan pempek. Namun keraguan itu sirna setelah melihat antusias pelanggan. “Tadinya saya takut orang di sini tidak suka pempek, tapi ternyata berbanding terbalik, justru banyak yang doyan,” katanya.

Nama “Wong Kiara” pun memiliki makna tersendiri. Kata “Wong” diambil dari bahasa Palembang yang berarti orang, sementara “Kiara” berasal dari nama tempat tinggalnya di Serang. “Kami ambil nama tempat tinggal supaya mudah diingat masyarakat,” ucap Apri.

Setelah melihat peluang pasar, Apri bersama suami akhirnya memutuskan membuka usaha sendiri di bidang kuliner pempek dengan menyesuaikan harga pasar lokal. Kini, Pempek Wong Kiara telah memiliki kios di kawasan Baros, Serang, serta melayani pemesanan secara daring.

Apri berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Ia juga berencana membuka cabang baru untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan dari wilayah lain di Kota Serang.

Rekomendasi Berita