Masyarakat Diingatkan Pahami Risiko sebelum Berinvestasi

  • 29 Jun 2026 08:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Masyarakat diingatkan agar tidak terburu-buru menempatkan dana pada instrumen investasi tanpa memahami risiko yang menyertainya. Pemahaman terhadap karakter investasi dinilai menjadi faktor penting agar keputusan investasi sesuai dengan tujuan dan kemampuan masing-masing.

Direktur Bisnis Bank Banten, Slamet Riyadi mengatakan, setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, masyarakat perlu mengenali profil risiko pribadi sebelum memutuskan berinvestasi agar tidak mengalami kerugian akibat keputusan yang kurang tepat.

Menurutnya, investasi jangka panjang berbeda dengan aktivitas perdagangan saham atau trading. Investor yang berorientasi jangka panjang sebaiknya memilih perusahaan dengan fundamental yang baik, sedangkan aktivitas trading membutuhkan strategi dan pemantauan pasar yang lebih intensif.

"Kalau kita sangat konservatif ya paling mudah investasi di deposito saja atau di reksadana. Kalau yang lebih risiko lagi ya di saham," ujarnya, Minggu, 28 Juni 2026.

Ia menjelaskan, masyarakat juga perlu memahami bahwa keuntungan investasi selalu sejalan dengan tingkat risiko yang dihadapi. Oleh sebab itu, seseorang tidak boleh memilih instrumen investasi hanya karena mengikuti tren atau pengalaman orang lain.

Selain saham, emas juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai aset dari dampak inflasi. Namun, pemilihan instrumen tersebut tetap harus disesuaikan dengan kemampuan finansial dan tujuan investasi yang ingin dicapai.

Selamat menegaskan peningkatan literasi investasi menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat mengambil keputusan yang keliru. Dengan memahami risiko, tujuan investasi, serta karakter masing-masing instrumen, masyarakat diharapkan mampu membangun kondisi keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....