Investor Pemula Wajib Sisihkan Uang untuk Investasi
- 17 Jun 2026 15:27 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Komunitas Investor Saham Pemula (ISP) Serang mengingatkan para investor pemula untuk disiplin menerapkan manajemen keuangan sejak dini. Salah satu kunci sukses dalam memulai investasi di pasar modal adalah dengan menyisihkan sebagian pendapatan secara konsisten sejak awal, bukan mengandalkan sisa uang belanja bulanan.
Wakil Ketua Komunitas ISP Serang, Nanda Arianto menekankan, paradigma keuangan masyarakat harus diubah demi mengamankan valuasi aset di masa depan. Menurutnya, pemula sering kali gagal atau menunda berinvestasi karena selalu menunggu dana sisa di akhir bulan.
Padahal, persentase alokasi untuk investasi idealnya langsung dipotong begitu seseorang menerima penghasilan atau uang jajan.
"Bagi pelajar atau mahasiswa yang belum berpenghasilan tetap, menyisihkan uang dari hasil hemat jajan sebesar Rp100 ribu setiap bulan sudah sangat bagus. Anggap saja nominal tersebut sebagai uang pembelajaran untuk mengenal bagaimana atmosfer market yang sebenarnya," ujar Nanda saat bertemu dengan RRI, Selasa, 16 Juni 2026.
Ia menambahkan, memulai dari nominal kecil juga melatih mental investor agar tidak panik saat melihat portofolio mereka berwarna merah atau mengalami penurunan. Setelah mental dan psikologisnya terbentuk, barulah investor dapat menaikkan modal investasi mereka secara bertahap.
Selain menyisihkan dana di awal, para pemula juga diwajibkan menggunakan "uang dingin", yaitu dana yang tidak terpakai dan sama sekali tidak mengganggu kebutuhan pokok primer seperti biaya makan sehari-hari.
"Penggunaan uang dingin ini dinilai sangat krusial agar keputusan investasi tidak diambil berdasarkan emosi atau kepanikan," ucap dia.
Senada dengan Nanda, Ketua ISP Serang, Rizki, menyarankan agar dana dingin yang disisihkan tersebut dialokasikan ke instrumen yang memiliki profil risiko minim terlebih dahulu, seperti reksadana atau obligasi, sebelum langsung menyentuh saham secara agresif.
Guna memfasilitasi kebutuhan literasi keuangan ini, ISP Serang bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pihak sekuritas akan menggelar Sekolah Pasar Modal Syariah secara gratis. Acara edukasi tersebut rencananya akan dilaksanakan di Aula Kominfo Cilegon pada 20 Juni 2026 mendatang.
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin belajar mengelola finansial secara bijak. Melalui edukasi yang konsisten, komunitas ini berharap generasi muda di wilayah Banten semakin cerdas dalam mengatur masa depan keuangan mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....