Lima Langkah Cerdas Mulai Investasi untuk Anak Muda

  • 18 Feb 2026 08:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya investasi terus meningkat. Namun, masih banyak anak muda yang bingung harus memulai dari mana. Ketua Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Al-Khairiyah, Universitas Al-Khairiyah, Maya Arisandy, membagikan lima langkah cerdas agar investasi bisa dimulai sejak dini secara aman dan terarah.

Langkah pertama adalah memahami tujuan keuangan. Menurut Maya, anak muda perlu menentukan apakah investasi ditujukan untuk dana darurat, pendidikan lanjutan, membeli rumah, atau persiapan masa depan. “Tujuan yang jelas akan menentukan jenis instrumen dan jangka waktu investasi yang dipilih,” ujarnya saat ditemui RRI, Minggu, 17 Februari 2026.

Kedua, membangun dana darurat sebelum berinvestasi. Ia menekankan pentingnya memiliki tabungan minimal tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan. “Jangan langsung mengejar keuntungan tanpa perlindungan keuangan dasar. Dana darurat itu fondasi,” kata Maya. Langkah ketiga adalah mengenali profil risiko. Setiap orang memiliki toleransi risiko yang berbeda, mulai dari konservatif, moderat, hingga agresif. Anak muda yang baru mulai disarankan memahami karakter pribadinya sebelum memilih instrumen seperti saham, reksa dana, atau obligasi.

Keempat, mulai dari nominal kecil namun konsisten. Maya menjelaskan bahwa saat ini banyak platform investasi yang memungkinkan setoran awal terjangkau. “Tidak perlu menunggu punya uang besar. Konsistensi jauh lebih penting dibanding jumlah awal,” ucapnya.

Langkah kelima adalah meningkatkan literasi keuangan. Anak muda didorong aktif mengikuti edukasi pasar modal, seminar, maupun diskusi komunitas investasi. “Jangan mudah tergiur iming-iming keuntungan cepat. Pastikan instrumen yang dipilih terdaftar dan diawasi regulator,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda menghindari investasi bodong yang marak di media sosial. Verifikasi legalitas perusahaan dan pahami mekanisme produknya sebelum menanamkan dana. Maya optimis, jika anak muda mulai berinvestasi sejak usia produktif, mereka akan memiliki kemandirian finansial lebih cepat.

Dengan perencanaan matang dan pemahaman yang cukup, investasi dapat menjadi langkah strategis bagi generasi muda dalam menyiapkan masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. “Investasi bukan hanya soal keuntungan, tetapi membangun kebiasaan disiplin dan perencanaan masa depan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita