Digempur Online Shop, Retribusi Pasar di Pandeglang Seret

  • 18 Jul 2025 15:28 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Capaian retribusi dari sektor pasar yang dikelola Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang, hingga Juli 2025 baru mencapai 33 persen, atau setara dengan Rp1,2 miliar. Padahal target pendapatan dari retribusi pasar tahun 2025, ditetapkan sebesar Rp3,5 miliar.

Kepala Diskoperindag Pandeglang, Bunbun Buntaran menyampaikan, kondisi ini terjadi akibat lesunya daya beli masyarakat dan menurunnya aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional. Bunbun menilai, turunnya daya beli masyarakat serta perubahan pola konsumsi ke arah digital menjadi tantangan tersendiri saat ini.

Baca juga: Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Badak Pandeglang Sepi Pembeli

“Sampai Senin kemarin, kami baru mengumpulkan sekitar Rp1,2 miliar dari target Rp3,5 miliar. Itu baru 33 persen. Memang masih di bawah capaian kabupaten secara umum, yang sudah mencapai 48 persen,” ucapnya, Jumat (18/7/2025).

Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap optimistis untuk terus mendorong capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasar hingga akhir tahun. Dibanding tahun sebelumnya, tren peningkatan retribusi tetap terlihat, meskipun perlahan.

Baca juga: Capaian Retribusi Sampah di Pandeglang Baru 20,8 Persen

“Banyak toko tutup, khususnya yang menjual sandang seperti pakaian. Pedagang juga mengeluh karena seragam sekolah pun banyak dibeli lewat online. Marketplace jadi pesaing besar bagi pasar tradisional,” ujarnya.

Adapun Diskoperindag Pandeglang saat ini mengelola 13 pasar, dengan 11 pasar utama yang menjadi penyumbang utama retribusi. Sementara jenis retribusi yang ditarik meliputi retribusi kios, sewa lahan, hingga retribusi pasar harian. (Ridwan Maulana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....