Nilai Produksi Ikan Budidaya di Pandeglang Capai Rp1,6 Triliun

  • 07 Jan 2025 16:34 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Produksi ikan budidaya di Kabupaten Pandeglang tahun 2024 tercatat sebanyak 27.424 ton. Jumlah itu terbagi dalam dua jenis ikan, pertama budidaya ikan air tawar seperti ikan mas, nila, patin, gurame, dan lele. Jenis lainnya yakni ikan hasil budidaya air payau diantaranya ikan bandeng dan udang vaname.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Pembudidaya pada Dinas Perikanan Pandeglang, Iik Syakhbyatin menerangkan, berdasarkan data produksi pembesaran tahun 2024, jenis budidaya air tawar seperti ikan mas mencapai 1,739 ton, nila 5,481 ton, patin 400 ton, gurame 8 ton, dan lele 4,669 ton.

Baca juga: Produksi Ikan Laut di Pandeglang Semester 1 Capai 11.908 Ton

“Sedangkan untuk jenis budidaya air payau seperti ikan bandeng itu mencapai 357 ton dan udang vaname mencapai 14,770 ton,” kata dia, Selasa (7/1/2025).

Dari puluhan ton ikan yang diproduksi itu, nilainya mencapai Rp1,6 triliun. Produksi udang vaname menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp1,2 triliun, disusul ikan nila Rp191 miliar, ikan lele Rp102 miliar, ikan mas Rp60,8 miliar, patin, Rp10 miliar, bandeng Rp7,1 miliar, dan ikan gurame Rp340 juta.

"Ada peningkatan tetapi tidak terlalu tinggi. Tahun 2023 itu sekitar 26 ton dan sekarang mencapai 27,424 ton. Kenaikan ini terbantu oleh meningkatnya hasil budidaya ikan nila, lele, dan udang vaname," ucap Iik.

Baca juga: Dinas Perikanan Pandeglang Maksimalkan Daya Tarik Investor

Sementara untuk meningkatkan jumlah produksi ikan hasil budidaya tahun 2025, Dinas Perikanan menyiapkan tiga program sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

“Ada tiga program yang kita jalankan diantaranya program pengelolaan, pembudayaan, dan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....