BI Dorong Agroindustri Seimbangkan Pertumbuhan Banten Selatan
- 12 Feb 2026 12:10 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Bank Indonesia (BI) mendorong pengembangan sektor agroindustri untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Provinsi Banten, khususnya di wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang. Langkah ini dinilai penting guna mengurangi disparitas antara wilayah utara yang didominasi industri besar dan wilayah selatan yang bertumpu pada sektor pertanian.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, mengatakan selama ini pertumbuhan ekonomi Banten cenderung terkonsentrasi di kawasan industri bagian utara. Sementara itu, potensi pertanian di wilayah selatan belum sepenuhnya memberikan nilai tambah optimal bagi masyarakat setempat.
“Kalau Banten ingin maju secara seimbang, sektor pertaniannya harus disentuh. Jangan hanya menjual bahan mentah, tapi harus diolah agar memiliki nilai tambah lebih tinggi,” ujar Ameriza dalam dialog bersama RRI, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, pengembangan agroindustri dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran. Produk-produk seperti rumput laut, singkong, perikanan, hingga peternakan memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi.
“Kita jangan hanya jual singkong mentah, tapi buat pabrik pengolahan keripik atau tepungnya. Rumput laut bisa diolah menjadi agar-agar atau produk kosmetik. Dengan begitu, nilai tambahnya tinggal di daerah,” katanya.
Ameriza menambahkan, investasi di sektor agroindustri juga lebih inklusif karena mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Berbeda dengan industri besar yang membutuhkan tenaga kerja spesifik, sektor ini dinilai lebih terbuka bagi masyarakat setempat. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat promosi investasi dan memberikan kemudahan perizinan bagi investor yang ingin mengembangkan agroindustri di Banten Selatan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan.
“Kalau pertanian dan industri bisa saling menguatkan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tapi juga merata,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....