Trayek Baru Angkutan Umum ke Pasar Semi

  • 26 Nov 2025 10:27 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak resmi menetapkan rute baru angkutan kota dan angkutan desa sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Kebijakan tersebut kini mempermudah akses masyarakat menuju Pasar Semi Rangkasbitung, salah satu titik pergerakan ekonomi baru di kota tersebut.

Penyesuaian trayek dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjangkau pasar dan pusat aktivitas ekonomi secara lebih mudah, cepat, dan efisien. Pemerintah daerah menilai bahwa aksesibilitas transportasi umum merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan perdagangan lokal serta memudahkan mobilitas harian warga.

Penetapan rute baru tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Lebak Nomor: 551/Kep.401.Dishub/2023 tentang Rute Angkutan Kota dan Angkutan Desa di Kabupaten Lebak. Melalui regulasi ini, Pasar Semi Rangkasbitung (atau Pasar PKL Kandang Sapi) dijadikan salah satu titik wajib lintasan angkutan umum.

Setidaknya terdapat tiga trayek angkutan umum yang kini resmi melintasi kawasan Pasar Semi. Pertama, Trayek 02 (Terminal Curug – Terminal Kalijaga) yang menghubungkan dua titik transportasi utama melalui Jl. Jend. Sudirman, Jl. Sunan Kalijaga, dan Jl. RE Martadinata, kini telah dipastikan berhenti di Pasar Semi.

Kedua, Trayek 10 (Citeras – Terminal Kalijaga) yang menjadi akses utama masyarakat dari wilayah Citeras. Perubahan rute ini memberikan kemudahan bagi warga untuk mencapai pusat ekonomi, pendidikan, maupun fasilitas publik di Rangkasbitung. Ketiga adalah Trayek B-06 (Terminal Curug – Maja) yang menghubungkan mobilitas masyarakat dari kawasan Curug hingga Maja.

Melalui penyesuaian rute, kini angkutan tersebut juga singgah di Pasar Semi sehingga memberi manfaat bagi pergerakan masyarakat lintas kecamatan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rulli Edward, menyampaikan bahwa penetapan jalur ini menjadi komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan transportasi publik yang inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.

“Penetapan trayek baru ini bertujuan memudahkan mobilitas warga dan memperkuat akses ekonomi lokal,” kata Kadishub Lebak, Rulli Edward, Rabu (26/11/2025).

Ia menambahkan bahwa konektivitas yang baik akan mendorong aktivitas jual beli di wilayah pasar serta membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal. Dengan jalur yang lebih teratur dan menjangkau wilayah lebih luas, masyarakat dapat bergerak lebih leluasa dalam melakukan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Dengan beroperasinya trayek baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat dan distribusi mobilitas masyarakat lebih merata. Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum agar lalu lintas lebih tertata dan ramah lingkungan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah awal menuju transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga terus membuka ruang evaluasi jika ke depan dibutuhkan penyesuaian tambahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....