Cegah Kenakalan Remaja, Orang Tua Harus Pantau Aktivitas Anak di Dunia Maya

  • 16 Nov 2022 20:05 WIB
  •  Banten

KRBN, Pandeglang: Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, kenakalan remaja bukan saja kesalahan dalam memilih pergaulan, namun bisa jadi karena ketidak peduliaan orang tua terhadap perkembangan anaknya.

Oleh sebab itu, dia menekankan pada orang tua untuk selalu memantau aktivitas anak, terutama saat berselancar di dunia maya.

"Kita harus tahu apa saja isi dalam Handphone dan Laptop anak kita. Di era kemajuan teknologi, seorang anak bisa menjelajah dunia hanya dengan Hp," katanya dalam kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang, di Aula Kemenag, Rabu (16/11/2022).

Baca juga: Angka Persetubuhan Anak di Pandeglang Meningkat

Menurut Irna, eksistensi DWP memiliki peran yang konstruktif dalam pembangunan, khususnya dalam membentuk karakteristik anak. Sebab dalam perkembangan zaman sampai saat ini, sedang terjadi perubahan gaya hidup akibat kemajuan teknologi.

"Kondisi pergaulan anak-anak kita saat ini telah sampai pada sebuah kondisi di mana teknologi seakan menjadi imam bagi mereka, dan kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan dan perilaku anak-anak kita," jelas bupati.

Lebih jauh dia menuturkan, peran penting dan strategis ibu-ibu dalam rangka menjaga sekaligus melindungi generasi penerus sangat penting, agar penerus bangsa tidak terjebak pada kondisi zaman yang akan menjerumuskan kejujuran kenakalan remaja.

Baca juga: Tahun 2022, Belasan Kasus Pelecehan Seksual Anak Terjadi di Cilegon

"Kita terus bina anak kita agar tidak mudah terjerumus ke lembah kenakalan remaja. Kita memperkuat edukasi kepada anak terutama dalam bidang keagamaan," pesan Irna.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah menambahkan, orang tua yang tahu segala aktivitas anaknya, dapat mengontrol sejauh mana perkembangan anaknya. Sebab di era digital saat ini, penyebaran berita hoax cepat beredar.

"Jangan sampai anak kita salah share di Hp. Jika itu hoax akan berbahaya," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....