Gempa Bayah Tidak Berkaitan dengan Gempa Sumedang
- 03 Jan 2024 10:15 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Suwardi menegaskan, gempa yang mengguncang Bayah, Kabupaten Lebak, Banten dengan kekuatan Magnitudo 5,7 pada Rabu (3/1/2024) sekitar pukul 07.53 WIB, tidak ada hubungannya dengan gempa di Sumedang yang terjadi pada beberapa hari kemarin.
Dia menerangkan, pemicu kedua gempa itu berbeda. Gempa Sumedang diakibatkan sesar darat, sedangkan gempa Bayah, pemicunya adalah lempengan Indo-Australia.
Baca juga:
Gempa M 5,7 di Bayah Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
“Di Bayah penggerak generator atau pemicunya adalah subduksi Indo-Australia yang masuk ke wilayah darat, dari ujung Sumatra hingga Papua. Jadi Indo-Australia yang memicu banyak gempa di Indonesia,” katanya kepada RRI, Rabu (3/1/2024).
Suwardi juga menyebut, gempa di Bayah merupakan hal yang biasa terjadi. Selama ini wilayah Selatan Banten rutin diguncang gempa meski dengan kekuatan sekitar 2-3 Magnitudo. “Jadi di Banten pemicu besarnya itu lempengan Indo-Australia,” ucap dia.
Adapun pasca-gempa di Bayah, dia mengungkapkan belum ada laporan perihal kerusakan. Bahkan di Bayah kini dilaporkan sudah aman.
Baca juga:
BMKG Pastikan Gempa Bayah Tidak Berpotensi Tsunami
“Pasca-gempa, hingga sekarang belum ada informasi adanya kerusakan dan di Bayah juga termonitor aman terkendali. (Gempa) susulan sampai sekarang belum ada,” ujarnya.
"Mohon masyarakat tetap waspada, jangan terprovokasi informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Suwardi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....