Kapasitas TPA Rawa Kucing Tangerang Tersisa 20 Persen
- 26 Agt 2023 17:47 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing yang memiliki luas 34.8 hektare, kapasitasnya mulai menyusut. Sebab saat ini, sebesar 80 persen dari luas TPA Rawa Kucing telah terisi.
Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengaku telah melakukan dan menyiapkan berbagai solusi-solusi untuk mengatasinya.
Baca juga:
Arief Ajak Masyarakat Pilah Sampah dan Masifkan Penghijauan
Kepala DLH, Tihar Sopian mengatakan, saat ini di TPA Rawa Kucing telah membuat terasering atau sistem sampahnya disusun per-zona yang sudah ditentukan. Selain itu, Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) juga sedang dalam tahap konstruksi.
"Pemkot Tangerang dengan PT Oligo selaku pemenang lelang sudah melakukan perjanjian kerjasama untuk membuat PSEL ini. Saat ini, sudah di masa konstruksi di mana dilakukan Design Engineering Detail (DED). Kemudian, pematangan juga terhadap teknologi yang akan digunakan dan juga administrasi-administrasi yang dibutuhkan," ujarnya, Jumat (25/8/2023).
Baca juga:
Bupati Pandeglang Dorong Konversi Sampah Jadi Ekonomi
Saat ini TPA Rawa Kucing menampung 1.500 ton sampah dari seluruh wilayah di Kota Tangerang setiap hari. Tak hanya itu, petugas juga bertugas selama 24 jam dalam sehari baik dari pengangkutan dari TPS hingga diantarkan ke TPA Rawa Kucing.
"Terpenting saat ini adalah bagaimana sampah masyarakat Kota Tangerang dapat terangkut dan dibawa ke TPA Rawa Kucing. Saat ini, bagaimana masyarakat dapat mengurangi sampah dari sumber. Bagaimana sampah dari rumah, dapat dipilah, dan dimanfaatkan terlebih dahulu sebelum dibuang. Sehingga, pada akhirnya nanti ketika dibawa ke TPA Rawa Kucing hanya tinggal residu saja," kata Tihar.
Baca juga:
Pendaftaran Merek UKM Gratis di Kota Tangerang Masih Dibuka Sampai 8 Juni
Masyarakat diharapkan, dapat mengurangi sampah dari sumber sebagai upaya mengurangi penumpukan di TPA Rawa Kucing. DLH Kota Tangerang juga memiliki program-program mulai dari sedekah sampah, kampung proklim, bank sampah, adiwiyata, dan lainnya dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Tangerang
"Masalah sampah ini tidak dapat selesai hanya dengan upaya Pemkot Tangerang saja. Ini harus dengan upaya kita bersama antara Pemkot Tangerang dengan masyarakat. Kami harap, masyarakat dapat menerapkan program-program yang sudah kami buat baik dari kampung proklim hingga bank sampah," ucap dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....