Banjir Tangerang Mulai Surut, Pemkot Pasang Kisdam
- 24 Jan 2026 19:17 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Kota Tangerang, termasuk Kompleks Pinang Griya dan Ciledug Indah, mulai surut, Sabtu, 24 Januari 2026.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin turun langsung ke lokasi untuk memantau pemasangan kisdam di titik tembok penahan yang jebol.
“Pinang Griya sudah mulai kering. Kita langsung lakukan penanganan pasca banjir dengan memasang kisdam sebagai langkah antisipasi sebelum perbaikan permanen,” kata Sachrudin, Sabtu, 24 Januari 2026.
Pemasangan kisdam dilakukan bersama jajaran Dinas PUPR, TNI–Polri, Polsek Pinang, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Sekitar 500 karung kisdam ditempatkan di titik tembok yang jebol dan area sekitarnya untuk mencegah luapan air, khususnya dari kiriman wilayah hulu.
“Kisdam dipasang di titik tembok yang jebol dan sekitarnya. Pengerjaan dilakukan sampai tuntas agar keselamatan warga terjamin,” kata dia.
Selain kisdam, Pemkot Tangerang mengerahkan sembilan unit pompa air sejak banjir terjadi. Pompa dimaksimalkan begitu air surut dan mesin tidak lagi terendam.
“Begitu air mulai surut, pompa langsung kita maksimalkan. Proses pengeringan berjalan cepat,” ucap Sachrudin.
Wali Kota menyebut kondisi tembok yang jebol cukup mengkhawatirkan karena berbatasan langsung dengan aliran sungai. Penanganan permanen berupa pembangunan dan penguatan tanggul akan dilakukan tahun ini.
“Kita akan bebaskan lahan di belakang, kemudian tanggul diperkuat agar masyarakat merasa aman saat musim hujan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah melakukan peninggian tanggul di beberapa titik Kali Angke, yang terbukti mampu mengamankan wilayah lain dari banjir. Kasus jebolnya tembok di Pinang Griya menjadi perhatian khusus agar segera dituntaskan.
Dari 12 titik banjir yang sempat terjadi di Kota Tangerang, sebagian besar kini telah surut, termasuk di Pinang Griya dan Periuk.
“Dalam satu sampai dua hari ke depan, semua lokasi dipastikan kering. Setelah itu dilanjutkan kerja bakti membersihkan lumpur dan sampah bersama warga,” kata Sachrudin.
Pemkot Tangerang juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, mulai dari makanan siap saji, layanan kesehatan, dapur umum, hingga posko kebencanaan. Seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan jajaran kewilayahan dikerahkan untuk pendataan dan pemantauan.
“Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga. Terima kasih kepada TNI dan Polri yang terus mendukung penanganan banjir di Kota Tangerang,” katanya.
Respons cepat Pemkot Tangerang mendapat apresiasi dari warga. N.N (70), warga RT 02 RW 06 Pinang Griya, mengatakan banjir kali ini surut lebih cepat dibanding sebelumnya.
“Saya sudah tinggal di sini sejak 1986 dan sembilan kali kena banjir. Tapi ini paling cepat surutnya. Satu hari sudah kering. Malam itu juga Pak Wali Kota datang, TNI, polisi, langsung bawa pasir,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....