Ratusan Relawan Gerakan Kampung Al-Qur’an Mengabdi di Lebak
- 02 Jan 2026 17:06 WIB
- Banten
KBRN,Lebak: Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, membuka kegiatan Pengabdian Gerakan Kampung Al-Qur’an (GKQ) Batch XV yang digelar di Pendopo Bupati Lebak, Jumat (2/1/2026). Kegiatan Pengabdian GKQ ini menjadi wadah berbagi ilmu dan proses belajar mengajar Al-Qur’an sebagai upaya membantu masyarakat dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an, khususnya di wilayah pedesaan.
Kabupaten Lebak dipilih sebagai lokasi pengabdian sebagai bentuk kontribusi nyata para relawan GKQ dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Sebanyak 107 relawan mengikuti kegiatan pengabdian ini, yang terdiri dari 11 relawan laki-laki dan 96 relawan perempuan.
Para relawan tersebut akan melaksanakan pengabdian di sejumlah kampung yang tersebar di beberapa kecamatan. Lokasi pengabdian meliputi Kampung Pasir Kobul dan Kampung Kundur Desa Mekarwangi serta Kampung Cikupa, Desa Cikarang di Kecamatan Muncang, Kampung Kadulisung, Kampung Roke, Kampung Lebuh, Kampung Bubur Sabrang, dan Kampung Teras, Desa Sangiangjaya di Kecamatan Cimarga, serta Kampung Cikancra Desa Sukamaju di Kecamatan Sobang.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyampaikan, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang memiliki peran besar dalam membentuk peradaban dan membebaskan manusia dari penindasan, perbudakan, serta sikap fatalisme.
“Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang membentuk peradaban dan membangkitkan semangat perjuangan. Banyak pahlawan bangsa kita menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber motivasi dalam melawan penjajahan,” ujar Amir Hamzah.
Lebih lanjut, Amir menyoroti tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia yang mencapai sekitar 72,25 persen. Sementara di Kabupaten Lebak angkanya masih berada di kisaran 60 persen.
“Ini menjadi keprihatinan sekaligus tantangan besar bagi kita semua, meskipun sudah ada program Gerakan Magrib Mengaji yang terus kita dorong,” katanya.
Menurut Amir, kehadiran relawan GKQ membantu pemerintah daerah dalam mempercepat upaya peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Ia juga berpesan agar para relawan memfokuskan pembelajaran kepada anak-anak serta orang tua yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, terutama dalam meminimalkan kesalahan bacaan.
“Fokuskan pada dasar-dasar, benarkan bacaan Surat Al-Fatihah, karena itu adalah fondasi utama dalam ibadah,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....