Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 1 Pandeglang Perkuat Vokasi

  • 20 Des 2025 16:50 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Pembangunan dan rehabilitasi 13 ruang kelas di SMK Negeri 1 Pandeglang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran praktik bagi siswa vokasi.

Sejumlah fasilitas pembelajaran berbasis industri atau teaching factory yang dikelola SMKN 1 Pandeglang. Di antaranya Business Center, Hotel Besona, Laundry Besona, Bank Mini, serta Mini ISP yang digunakan siswa sebagai sarana praktik sesuai bidang keahlian.

Andra Soni menilai, kegiatan pembelajaran berbasis praktik yang berjalan di sekolah tersebut memberi pengalaman kerja nyata bagi siswa. Dukungan ruang belajar yang layak dinilai berpengaruh terhadap efektivitas proses pembelajaran vokasi.

“Pembelajaran praktik di sini sudah berjalan dan terhubung dengan kebutuhan dunia kerja. Sarana yang baik akan membuat siswa lebih siap saat terjun ke lapangan,” ujar Andra Soni, Sabtu (20/12/2025).

Ia berharap pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas yang sedang berlangsung dapat selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, SMK perlu diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis sekaligus kemampuan berwirausaha.

Selain meninjau fasilitas pembelajaran, Gubernur juga merespons rencana SMKN 1 Pandeglang untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Skema tersebut dinilai dapat memperkuat kemandirian pengelolaan sekolah serta membuka ruang pengembangan unit usaha pendidikan.

“Pengelolaan yang lebih mandiri akan mendukung pengembangan teaching factory. Ini bisa menjadi contoh bagi SMK lain di Provinsi Banten,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Pandeglang Muhamad Juwayni mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas sangat membantu peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya pada kegiatan praktik siswa.

“Fasilitas yang lebih baik membuat proses belajar lebih nyaman dan efektif. Dukungan dari pemerintah daerah memberi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan sekolah vokasi yang siap menjawab kebutuhan dunia kerja,” ujar Juwayni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....