Kantor Imigrasi Cilegon Luncurkan Chatbot Layanan dan Pengaduan
- 12 Des 2025 12:17 WIB
- Banten
KBRN, Cilegon: Dalam upaya meningkatkan partisipasi publik dan memperkuat deteksi dini pelanggaran keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon memperkenalkan inovasi layanan chatbotWhatsApp bernama PABOA (Pelayanan Administrasi Berbasis Otomasi). Teknologi ini dapat digunakan masyarakat untuk layanan informasi paspor dan pengaduan.
Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Fegan Akbar dalam dialog bersama Pro 1, Jumat (12/12/2025), mengatakan bahwa chatbot tersebut awalnya dibuat untuk mempermudah layanan paspor. Namun kini dikembangkan menjadi pusat informasi sekaligus kanal pengaduan cepat bagi masyarakat.
Melalui PABOA, masyarakat dapat menghubungi layanan imigrasi 24 jam untuk melaporkan temuan di lapangan. Operator yang bersiaga akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Fegan menyebut fitur ini dibuat agar masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi untuk memberikan informasi.
Selain itu, PABOA kini dibekali fitur pengecekan status paspor secara real time. Pemohon hanya perlu memasukkan data tertentu melalui WhatsApp untuk mengetahui apakah paspor sudah selesai dicetak atau belum. Inovasi ini diharapkan dapat memangkas antrean dan meningkatkan efisiensi layanan.
“Cukup lewat WhatsApp, masyarakat bisa melapor atau mengecek paspor tanpa harus ke kantor. Ini kami siapkan agar pelayanan lebih cepat dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Cilegon relatif patuh dan kooperatif dalam urusan keimigrasian. Meski demikian, imigrasi tetap mengingatkan agar masyarakat segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran, seperti tinggal melebihi batas yang ditentukan atau penyalahgunaan izin tinggal. (Bachtiar Rahadi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....