Pemkab Lebak Pastikan Hak Penyandang Disabilitas Terpenuhi

  • 10 Des 2025 06:18 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Banjarsari, Selasa, (9/12/2025). Kehadiran Bupati menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memastikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas terpenuhi secara berkelanjutan.

Acara ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus mengedepankan layanan yang inklusif, adil, dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas. Momentum peringatan tersebut sekaligus menjadi refleksi atas berbagai langkah strategis yang telah dan sedang dilakukan Pemkab Lebak.

Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh penyandang disabilitas yang hadir. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Balai Sentra Pakuan Bogor, yang telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat Lebak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebak, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan dari Sentra Pakuan Bogor. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Bupati Hasbi menegaskan peringatan tahun ini mengusung tema “Setara Berkarya, dan Berdaya Tanpa Batas”, yang menurutnya menggambarkan visi Pemkab Lebak dalam membangun lingkungan inklusif. “Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kami bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, harus mendapatkan ruang yang setara untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memberikan dukungan berkelanjutan kepada penyandang disabilitas. Pemerintah, lanjutnya, akan terus hadir melalui program pemberdayaan, jaminan perlindungan sosial, serta peningkatan fasilitas layanan. “Kami bertanggung jawab memastikan teman-teman disabilitas memperoleh kesempatan yang sama dalam pembangunan daerah,” kata Bupati.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI kepada penyandang disabilitas dan masyarakat Lebak yang membutuhkan. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar, alat bantu, serta dukungan layanan lainnya yang relevan dengan kebutuhan penerima.

Penyediaan layanan kesehatan gratis juga menjadi bagian dari rangkaian acara, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan penyandang disabilitas. Para peserta mendapatkan pemeriksaan medis umum serta konsultasi kesehatan yang difasilitasi tenaga kesehatan setempat.

Berbagai kegiatan lainnya digelar untuk menampilkan kreativitas penyandang disabilitas, mulai dari pameran karya, pertunjukan seni, hingga demonstrasi keterampilan yang menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi diri sekaligus sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Salah seorang penyandang disabilitas, Rafi (23), mengaku senang dan merasa dihargai atas perhatian pemerintah daerah. “Kami merasa diperhatikan dan diberi ruang untuk menunjukkan kemampuan kami. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan, karena sangat memotivasi kami untuk terus berkarya,” ujarnya.

Pihak Sentra Pakuan Bogor turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Pemkab Lebak. Mereka berharap sinergi ini dapat terus diperluas, terutama dalam hal penyediaan layanan sosial yang lebih komprehensif dan terintegrasi bagi penyandang disabilitas.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Plt Asisten Administrasi Umum Setda Lebak, Camat Banjarsari, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Kepala Sentra Pakuan Bogor, serta para kepala perangkat daerah terkait. Kehadiran pejabat lintas sektor menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat agenda inklusivitas di Kabupaten Lebak.

Diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam mendukung penyandang disabilitas. Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Banjarsari menjadi momentum penting untuk terus mengampanyekan inklusivitas dan kesetaraan. Pemkab Lebak menegaskan akan terus melanjutkan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan kabupaten yang ramah disabilitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....