Wabup Tekankan Netralitas MTQ Lebak 2025

  • 01 Des 2025 16:52 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menekankan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Lebak. Ia menegaskan pentingnya menjaga kemurnian nilai religius dan integritas dalam penyelenggaraannya.

Salah satu poin utama adalah keharusan peserta merupakan warga asli yang berdomisili di Kabupaten Lebak. Kebijakan ini dimaksudkan agar MTQ menjadi sarana munculnya bibit-bibit unggul qori dan qori’ah asli daerah.

“Kami mengutamakan masyarakat Lebak untuk mengangkat potensi lokal,” ujar Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah saat melantik dewan hakim MTQ Kabupaten Lebak ke 41 di Rangkasbitung, Senin (1/12/2025).

Baca juga: Rangkasbitung Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Lebak

Wabup Amir Hamzah juga meminta seluruh pihak, terutama dewan hakim, untuk berlaku objektif dan tidak memihak demi menjaga muruah ajang tahunan tersebut. Menurutnya, kejujuran dalam penilaian adalah kunci lahirnya juara sejati.

“Jangan sampai Al-Qur’an yang mulia direkayasa. Dewan Hakim harus tampil netral dan menjaga amanah ini sebaik-baiknya,” katanya.

Pelantikan Dewan Hakim sebagai langkah awal untuk memastikan mekanisme perlombaan berjalan profesional dan berintegritas. Kehadiran berbagai unsur terkait menandai keseriusan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini.

“Lebak harus mampu menampilkan talenta sendiri, bukan sekadar meminjam kemampuan dari luar,” katanya.

Baca juga: Pawai Budaya dan Pawai Ta'aruf Meriahkan MTQ Lebak

Penerapan seleksi peserta yang ketat dan objektif dinilai mampu menciptakan suasana lomba yang lebih sehat, profesional, dan bermartabat. Hal ini juga diharapkan memperkuat motivasi para peserta muda untuk terus berlatih dan berkembang.

Selain itu, MTQ ke-41 ini menjadi momentum penguatan syiar Islam di Lebak, khususnya dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an. Pemerintah daerah berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat pendidikan bagi masyarakat luas.

Ajang ini diharapkan menjadi media melahirkan qori/qori’ah terbaik yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Lebak sekaligus membawa harapan baru untuk prestasi ke tingkat provinsi hingga nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....