Pembinaan Atlet Pandeglang Diperluas Hingga Usia Dini

  • 28 Nov 2025 12:53 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Upaya pembinaan olahraga di Kabupaten Pandeglang terus diperkuat melalui pencarian bakat sejak usia dini dan pelatihan berjenjang di setiap cabang olahraga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pandeglang, Doni Hermawan, dalam Dialog Pagi Pro 1 RRI Banten, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan sejak awal agar regenerasi berjalan optimal dan menghasilkan talenta yang siap bersaing. Doni mengatakan, KONI bekerja sama dengan klub, sekolah, serta komunitas olahraga untuk memastikan proses pencarian bakat berjalan efektif.

"Pola pemantauan dilakukan melalui kompetisi lokal hingga turnamen internal cabang olahraga. Dari klub kita melihat dulu potensi atlet, lalu kita adakan kompetisi untuk mengetahui kemampuan mereka,” ucapnya.

Baca juga: Fasilitas Olahraga di Pandeglang Terus Dibenahi untuk Tingkatkan Prestasi

Setelah proses seleksi, atlet yang menunjukkan potensi tinggi akan mendapat pendampingan lanjutan dan diarahkan mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi. Di Pandeglang, cabang seperti sepak bola, bola basket, futsal, dan panjat tebing menjadi penyumbang talenta muda yang cukup menonjol. Beberapa di antara mereka bahkan berhasil mengikuti seleksi nasional yang digelar induk organisasi pusat.

Doni menegaskan bahwa dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan. Menurutnya, kesadaran masyarakat kini semakin tinggi dalam mendukung anak-anak mereka berlatih serius. KONI juga mengapresiasi orang tua yang turut membantu menyediakan kebutuhan pendukung seperti perlengkapan latihan, nutrisi, dan transportasi. “Orang tua sekarang sudah mulai peduli dan memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya,” katanya.

Baca juga: Letak Geografis Menjadi Tantangan Pembinaan Atlet di Pandeglang

Meski demikian, pembinaan usia dini juga menghadapi kendala, terutama izin sekolah yang terkadang sulit diberikan ketika atlet harus mengikuti turnamen nasional. KONI telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi agar prestasi atlet tidak terhambat. Kehadiran pelatih nasional yang diundang untuk berbagi pengalaman turut menjadi langkah penguatan kualitas pelatih lokal.

KONI Pandeglang berharap pola pembinaan sejak dini dapat menghasilkan atlet unggulan yang mampu berbicara di level provinsi hingga internasional. Dengan pembinaan berkelanjutan, Pandeglang menargetkan posisi lebih baik dalam Popda maupun Porprov mendatang. “Kami butuh dukungan dari semua pihak agar olahraga Pandeglang bisa lebih maju,” ujarnya. (Muntibi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....