Pesisir Pantai Panggarangan Lebak Ditanami 10.000 Mangrove

  • 24 Nov 2025 15:53 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pantai dan laut Banten wilayah selatan kini dihijaukan oleh puluhan ribu pohon mangrove yang telah ditanam oleh Komunitas Peduli Pantai dan Laut Banten Selatan bersama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) .

Wilayah tersebut ditanami Mangrove dengan tujuan agar memperkuat mitigasi bencana akibat perubahan iklim diwilayah pesisir Banten. Penanaman 10 ribu pohon mangrove melalui program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dilaksanakan di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

Ketua Komunitas Peduli Pantai dan Laut Banten Selatan, Irfan Budiono, yang juga pemuda pelopor desa tingkat nasional mengatakan, penanaman mangrove tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan gelombang tinggi. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai habitat alami berbagai biota laut sehingga keberadaannya sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca juga: YPUI Dorong Mangrove dan Badak Jawa Masuk Kurikulum Muatan Lokal

“Mangrove memiliki peran besar dalam penyerapan karbon, menjaga kualitas perairan, serta melindungi wilayah pesisir dari kerusakan akibat gelombang dan abrasi. Karena itu, kegiatan ini harus melibatkan semua pihak,” ujar Irfan, saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (24/11/2025).

Acara itu melibatkan puluhan pelajar dari berbagai daerah di Lebak. Keterlibatan pelajar menjadi langkah penting untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, diharapkan Desa Situregen dapat berkembang menjadi salah satu pusat konservasi mangrove di wilayah Lebak Selatan. Keberadaan kawasan konservasi dinilai mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus menyediakan peluang ekonomi bagi masyarakat, terutama melalui ekowisata berbasis mangrove.

Baca juga: Pemetaan Partisipatif Perkuat Rehabilitasi Mangrove di Banten

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran generasi muda dan masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim. Dengan dukungan program nasional seperti FOLU Net Sink 2030, upaya rehabilitasi mangrove di Lebak Selatan diharapkan memberikan kontribusi signifikan bagi keberlanjutan lingkungan.

Upaya berkelanjutan ini juga menjadi bagian dari visi besar menjaga ekosistem pesisir Banten Selatan agar tetap lestari bagi generasi mendatang. Melalui langkah nyata penanaman 10.000 mangrove, Desa Situregen kini semakin dikenal sebagai kawasan yang memiliki komitmen kuat terhadap konservasi dan perlindungan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....