BBWSC3 Rehabilitasi 11 Daerah Irigasi di Pandeglang
- 03 Okt 2025 21:39 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) akan merehabilitasi 11 Daerah Irigasi (DI) di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2025. Sebelas DI yang akan direhabilitasi itu meliputi DI Pasireurih Kecamatan Cipeucang, DI Cukang Sadang Kecamatan Pagelaran, DI Cilembur 1 Kecamatan Karangtanjung, DI Cilemer Kecamatan Picung, dan DI Citumenggung Kecamatan Cikedal.
Kemudian, DI Cibakul Kecamatan Jiput, Cidahu Hilir Kecamatan Cikedal, DI Cipinang Bulu Kecamatan Sumur, DI Cibayawak Kecamatan Mandalawangi dan DI Ciseuseupan Kecamatan Mandalawangi, dan DI Cisata, Kecamatan Cisata.
Baca juga: DPKP Kembangkan 10 Titik Irigasi Rawan Kekeringan di Pandeglang
Hal itu terungkap dalam sosialisasi Pelaksanaan Rehabilitasi Jaringan Utama DI Kewenangan Daerah di Provinsi Banten Paket II, disalah satu hotel di Pandeglang, Jumat (3/10/2025).
“Program ini ditujukan untuk merehabilitasi infrastruktur irigasi yang menjadi kewenangan daerah, baik kabupaten maupun provinsi, yang selama ini belum tertangani. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung swasembada pangan,” kata Kepala BBWSC3, Dedi Yudha Lesmana.
Baca juga: Peningkatan Irigasi untuk Genjot Produksi Padi di Pandeglang
Menurutnya, masyarakat khususnya para petani perlu mengetahui adanya kegiatan ini, karena nantinya akan ada aktivitas pekerjaan di lapangan yang berdampak langsung pada aktivitas pertanian.
“Dari 11 daerah irigasi yang masuk program ini, hampir seluruhnya sudah berjalan, sementara sebagian masih tahap persiapan. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir Desember,” ujarnya.
Sementara Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengungkapkan, program ini dapat mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Pandeglang. Mengingat masih banyak yang harus diperbaiki secara bertahap.
Baca juga: Atasi Kekeringan, BBWSC3 Bangun Tiga Unit Sumur Pompa Dangkal Ditiga Titik
Bupati Dewi juga menyampaikan, setiap tahun Pemkab Pandeglang melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi agar fungsi layanan air tetap berjalan dan produktivitas pertanian meningkat. Sesuai Permen PU No. 14/PRT/M/2015, Pandeglang memiliki 618 daerah irigasi, tetapi sebagian infrastrukturnya masih mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perhatian serius.
“Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyambut baik kebijakan Presiden melalui Inpres No. 2 Tahun 2025. Kami juga sejak awal mengikuti program Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (SIPURI) yang dikembangkan Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Raden Dewi Setiani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....