Pemkab Tangerang Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
- 23 Agt 2025 11:33 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Kabupaten Tangerang diprediksi akan mengalami musim hujan yang lebih panjang dari biasanya. Curah hujan yang seharusnya mulai menurun sejak pertengahan tahun, justru masih berlangsung hingga September–Oktober, bahkan diperkirakan kembali datang pada Januari mendatang.
Oleh karena itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan panjang yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun. Kesiapsiagaan ini dinilai perlu ditingkatkan, menyusul peringatan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana banjir di sejumlah wilayah.
Baca juga: Bupati Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Teluknaga
“Kemarau tahun ini pendek, jadi otomatis hujannya panjang. Sejak Januari sampai sekarang curah hujan masih tinggi, dan prediksi ke depan kondisi ini terus berlanjut,” ucapnya dalam rapat koordinasi bersama camat, OPD, serta perwakilan BMKG, Jumat (22/8/2025).
Menghadapi kondisi tersebut, bupati meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kesiapan logistik. Ia menekankan agar stok kebutuhan darurat disiapkan sebelum Januari, saat biasanya anggaran baru berjalan.
“Biasanya Januari kita repot karena anggaran belum ada, sementara bencana sudah datang. Jadi stok harus dipersiapkan, jangan sampai Januari–Februari tidak tersedia,” kata bupati.
Baca juga: Pemkab Tangerang Teken Kesepakatan Penanganan Korban Kecelakaan
Selain logistik, pencegahan di lapangan juga menjadi fokus. Bupati menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar segera memprogramkan pemangkasan pohon-pohon besar mulai September hingga November. Pohon-pohon yang sudah tua, cabangnya rapuh, atau tumbuh condong ke jalan harus dipangkas agar tidak menimbulkan korban jika terjadi hujan angin atau puting beliung.
"Supaya aman kalau ada hujan angin atau puting beliung, seperti kemarin di Jambe. Jadi tolong dipangkas, diprogramkan," ucap dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....