Normalisasi Sungai Padek Demi Keselamatan dan Ketahanan Pangan

  • 02 Jul 2025 15:00 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menegaskan bahwa normalisasi Sungai Padek yang dijadwalkan mulai Oktober 2025 mendatang merupakan langkah penting untuk mengantisipasi banjir dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Kota Serang.

Menurutnya, luapan air dari Sungai Padek tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga menyebabkan kerugian besar di sektor pertanian. "Setiap musim hujan, puluhan hektare sawah terendam dan gagal panen. Ini jelas merugikan petani dan mengganggu ketahanan pangan," ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog di studio RRI Pro 1 Banten, Rabu (2/7/2025).

Muji menyebutkan, penyebab utama pendangkalan Sungai Padek adalah banyaknya bangunan liar di bantaran sungai dan kebiasaan warga membuang sampah ke aliran air. Hal ini memperparah risiko banjir saat curah hujan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa proyek normalisasi menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai. Namun, DPRD dan Pemkot Serang tetap berperan aktif dalam pengawasan dan sosialisasi kepada warga.

Meski rusunawa telah disiapkan sebagai tempat relokasi, sebagian warga, terutama dari wilayah Sukadana 1, masih menolak dipindahkan. “Kami memahami penolakan ini, namun pendekatan terus dilakukan agar warga menyadari bahwa ini untuk keselamatan mereka juga,” katanya.

Muji berharap masyarakat bisa mendukung penuh pelaksanaan normalisasi ini agar Kota Serang bisa bebas dari ancaman banjir di masa depan. (Kartika Rahmi Wijayanti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....