Pandeglang Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan
- 30 Jun 2025 17:02 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun ini dijadikan momentum penting oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk memperkuat komitmen perlindungan terhadap perempuan dan anak. Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, kegiatan Harganas dilaksanakan serentak dari tingkat pusat hingga ke desa.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang, Nuriah menyatakan, pihaknya terus memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak di semua lini, tidak hanya secara struktural tetapi juga melalui pemberdayaan komunitas.
Baca juga: Satgas Diminta Optimalkan Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
| Baca juga: Kapolres Pandeglang Raih Presisi Award |
“Penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan bukan hanya tanggung jawab kami di DP2KBP3A, tapi juga lintas sektor mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga pihak desa. Semua harus bersinergi," ucapnya, Senin (30/6/2025).
Berdasarkan data sementara hingga Juni 2025, tercatat adanya peningkatan kasus kekerasan terhadap anak dibandingkan tiga tahun terakhir yaitu 43 kasus. Namun demikian, angka tersebut diyakini masih di bawah kenyataan karena banyak korban yang enggan melapor karena rasa takut, malu, dan minimnya dukungan lingkungan.
“Penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan bukan hanya tanggung jawab kami di DP2KBP3A, tapi juga lintas sektor mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga pihak desa. Semua harus bersinergi," ujarnya.
Baca juga: Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang Masih Marak
Untuk mencegah kekerasan sejak dini, DP2KBP3A juga terus memperluas program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Program ini kini telah menjangkau 38 desa di Pandeglang dan difokuskan untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman bagi perempuan dan anak, mendorong pelaporan kekerasan, serta mencegah pernikahan usia dini.
“Semua ini adalah bagian dari strategi untuk memperkuat ketahanan keluarga. Karena dari keluarga yang sehat dan harmonis, akan lahir generasi Indonesia yang maju,” kata Nuriah. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....