Serbuk 2026, Angkat Budaya dan Kepedulian Lingkungan Warga

  • 19 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Wakil Bupati Serang Najib Hamas menghadiri sekaligus membuka Acara Seruan Kebudayaan Serang Utara (SERBUK) dan Susur Kebudayaan Sungai Ciujung Lama Tahun 2026 di Wisata Bumi Tirtayasa pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya di Kabupaten Serang. Acara dihadiri pegiat budaya, masyarakat, dan pemerintah daerah. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebudayaan.

Dalam sambutannya, Najib Hamas menyampaikan bahwa kekayaan budaya Banten harus menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ia berharap masyarakat tetap semangat menjaga dan melestarikan budaya daerah.

Menurutnya, kebudayaan tidak hanya soal pentas seni semata. Namun juga mencakup nilai positif yang diwariskan para leluhur. “Dengan kekayaan kebudayaan Banten, diharapkan ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk generasi muda, untuk tetap semangat melestarikan kebudayaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan budaya gotong royong juga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Selain itu, budaya menjaga lingkungan seperti pengelolaan sampah perlu terus diperkuat. Menurutnya, kebiasaan baik tersebut harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Najib juga mengajak masyarakat mulai mengelola sampah dari rumah masing-masing. Salah satu caranya melalui pembentukan bank sampah di setiap desa. Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi budaya positif dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah daerah pun mendukung program penguatan budaya berbasis lingkungan tersebut.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya edukasi kebudayaan melalui pusat-pusat kebudayaan. Program tersebut diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga para pegiat budaya. Menurutnya, semua pihak harus bekerja sama menjaga warisan budaya Banten. Ia mengakui perhatian terhadap pelestarian budaya masih perlu terus ditingkatkan.

Camat Tirtayasa Munapri mengatakan persoalan sampah di Sungai Ciujung Lama dan Ciujung Baru masih menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Menurutnya, kesadaran masyarakat terkait pembuangan sampah masih perlu ditingkatkan. Ia menyebut sampah kerap kembali menumpuk meski sebelumnya sudah dibersihkan bersama warga. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan sungai.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....