Tradisi Tasyukuran Laut Carita Kembali Digelar

  • 29 Jun 2026 07:46 WIB
  •  Banten

RRIMCO.ID, Pandeglang – Agenda tahunan Tasyukuran Laut di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, kembali digelar pada Minggu 28 juni 2026. Berpusat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Pantai Mutiara Carita, ritual adat pesisir ini dilaksanakan sebagai perwujudan rasa syukur kolektif para nelayan lokal atas limpahan hasil tangkapan laut, sekaligus mempererat kohesi sosial masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengungkapkan apresiasinya kepada nelayan-nelayan Carita yang terus melestarikan tradisi. Menurutnya Ruwat Laut bukan hanya kegiatan tradisi, namun wadah kebersamaan, dan rasa syukur para nelayan atas tangkapan ikan selama ini.

"Acara ini berlangsung sangat meriah. Semua kalangan ikut berpartisipasi dan menikmati, sehingga tercipta rasa syukur, kebersamaan, dan keceriaan di tengah masyarakat Carita," ujar Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, 28 Juni 2026.

Kegiatan budaya ini tidak hanya dari warga domestik, tetapi juga turis asing dari berbagai negara seperti Kanada, Jerman, Australia, dan Inggris. Kehadiran para pelancong lintas negara ini ditegaskan Dewi bahwa tradisi lokal Banten memiliki daya tarik universal yang kuat di sektor pariwisata berbasis budaya.

Selain menjadi perayaan kultural, momentum ini dimanfaatkan otoritas daerah untuk menyerukan gerakan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Daerah Pandeglang menekankan pentingnya menjaga sanitasi wilayah pesisir agar ekosistem laut tetap produktif dan bebas dari pencemaran sampah plastik yang dapat mendegradasi mutu tangkapan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Effin Martiana mengapresiasi konsistensi warga Carita dalam merawat tradisi. Langkah pelestarian lingkungan laut diposisikannya sebagai investasi jangka panjang demi menjamin kedaulatan pangan dan kesejahteraan generasi nelayan di masa depan.

"Kelestarian laut harus terus dijaga agar ekosistemnya tidak rusak maupun punah. Dengan menjaga lingkungan laut, kita juga menjaga masa depan para nelayan dan generasi yang akan datang," ujar Effin Martiana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....