Masyarakat Kanekes Titipkan Pesan Kelestarian Alam Lewat Seba

  • 24 Apr 2026 12:39 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Masyarakat adat Baduy atau warga Kanekes kembali bersiap melaksanakan tradisi ritual tahunan Seba Baduy yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23-26 April 2026 ini. Ritual sakral ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah ruang diplomasi budaya di mana warga adat menitipkan pesan mendalam mengenai kelestarian alam kepada pemerintah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosep Muhammad Kholis menjelaskan, Seba merupakan wahana silaturahmi yang sangat penting antara masyarakat adat dengan pemerintah atau "Bapak Gede". "Melalui tradisi ini, masyarakat Baduy membawa filosofi hidup leuweung hejo rakyat ngejo, yang berarti hutan harus tetap hijau agar masyarakat bisa sejahtera dan tercukupi kebutuhan pangannya", ujarnya dalam dialog Obrolan Budaya RRI Net, Kamis, 23 April 2026.

Menurutnya, filosofi ini menjadi pengingat bagi semua pihak mengenai pentingnya pembangunan yang tetap beriringan dengan keseimbangan ekologi.

Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, menegaskan bahwa Seba adalah amanat leluhur yang harus dijalankan setiap tahun setelah masa panen dan ritual Kawalu serta Ngalaksa selesai dilaksanakan. "Dalam kunjungannya, warga Kanekes akan berjalan kaki puluhan kilometer sambil membawa hasil bumi seperti laksa, gula, dan pisang sebagai simbol penghormatan dan rasa syukur", katanya. Di balik penyerahan hasil bumi tersebut, terselip harapan agar pemerintah terus melindungi wilayah ulayat dari kerusakan dan gangguan luar.

Sementara pengamat budaya Wawan Sukmara, mengingatkan bahwa esensi Seba terletak pada doa dan pesan pelestarian yang disampaikan secara sunyi namun penuh makna. Pemerintah diharapkan mampu menjaga kesakralan ritual ini meskipun dikemas dalam ajang promosi pariwisata.

"Dengan tetap terjaganya tradisi Seba, masyarakat Baduy membuktikan bahwa mereka adalah penjaga lingkungan yang konsisten di tengah arus modernisasi", ucap Wawan. Pesan kelestarian dari pedalaman Kanekes ini diharapkan menjadi kompas bagi arah pembangunan di masa depan yang lebih berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....