Diskop UKM Lebak Kembangkan Produk Unggulan Daerah

  • 04 Jul 2024 14:03 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak terus berupaya mengembangkan 6 produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi produk unggulan daerah.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Lebak, Juli Zakiah di Rangkasbitung mengatakan, enam jenis produk dari UMKM tersebut adalah gula aren, kerupuk emping melinjo, produk sale pisang, kerajinan bambu, pengelolaan ikan dan kerajinan khas Baduy seperti tas dan tenun.

"Kami minta pelaku UMKM terus meningkatkan mutu dan kualitas agar bisa bersaing pasar, karena semua produk UMKM andalan ekonomi warga itu telah menembus pasar domestik dan mancanegara," kata Juli, Kamis (4/7/2024).

Juli menambahkan, sedianya setiap dinas baik daerah maupun vertikal telah berupaya meningkatkan produk unggulan Kabupaten Lebak melalui program masing-masing, seperti peningkatan produk kerajinan bambu yang pendampingannya dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak.

"Sentra sentra produk unggulan di Lebak itu banyak, dan setiap dinas juga telah melakukan pendampingan, seperti kerajinan bambu ada beberapa kecamatan, di Sajira sudah dilakukan pendampingan oleh BPN. Sedangkan gula aren itu sentra produksinya ada di Kecamatan Sobang, Cibeber, Cihara,Cijaku. Sementara kalau emping melinjo itu produk dari Kecamatan Warung gunung yang terkenal," kata Juli.

Upaya dinas koperasi dan UKM di Kabupaten Lebak agar UMKM lebih berkembang dan menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, melalui ada 2 program , yakni program pemberdayaan dan pengembangan. Program pengembangan itu yakni mengembangkan UMKM yang sudah ada, misalnya memfasilitasi legalitasnya, dan untuk pengembangan UMKM melalui bantuan modal usaha, bantuan sarana prasarana, fasilitasi pemasaran.

"Bantuan pemasaran yang kita lakukan seperti ada kita pasarkan di Plaza Lebak, Galeri UMKM, sudut UMKM. Selain itu juga kerjasama dengan Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI), agar setiap rumah makan dan hotel menyiapkan promosi UMKM melalui sudut UMKM. Kita juga ada kerjasama dengan Alfamart dan Indomart," ucap Juli.

Sejauh ini untuk pemasaran Produk UMKM kabupaten Lebak diakui Juli telah sampai ke Mancanegara. Meski diakui mayoritas pemasaran dilakukan oleh pelaku UMKM secara individu, sehingga Dinas Koperasi dan UKM lebak tidak memiliki data lengkap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....