Harga Cabai dan Bawang di Lebak Turun

  • 20 Agt 2026 16:09 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak – Angin segar menghampiri warga Kabupaten Lebak. Harga sejumlah bahan dapur seperti cabai dan bawang di pasar-pasar tradisional setempat mulai melorot dalam sepekan terakhir seiring masuknya musim panen raya di daerah sentra. Banjir pasokan dari petani membuat stok bumbu dapur melimpah di pasaran, hingga otomatis mengerek turun harga jualnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Yani membenarkan, koreksi harga ini dipicu oleh ketersediaan barang yang melimpah dibanding pekan-pekan sebelumnya. "Sekarang di berbagai sentra penghasil cabai dan bawang memasuki musim panen, sehingga persediaan dan pasokan melimpah," kata Yani di Lebak, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dari catatan Disperindag Lebak, penurunan paling terasa ada pada komoditas cabai merah besar yang kini dijual Rp46.600 per kilogram, turun lumayan jauh dari sebelumnya Rp51.500 per kilo. Sementara cabai merah keriting menyusul turun ke angka Rp42.000 dari semula Rp45.000 per kilo.

Untuk urusan pedas lainnya, cabai rawit hijau kini dibanderol Rp46.300 per kilo dari sebelumnya Rp47.500, sedangkan cabai merah biasa turun dari Rp58.200 menjadi Rp55.000 per kilo.

Tak cuma cabai, harga bumbu bawang juga ikut mendingin. Bawang merah yang pekan lalu sempat menyentuh Rp34.200 per kilo, kini merosot ke angka Rp30.000. Komoditas bawang putih pun mengekor turun jadi Rp36.500 dari harga awal Rp38.500 per kilo.

Beruntung, di tengah turunnya harga bumbu dapur, komoditas pangan pokok lainnya juga terpantau tanpa gejolak. Beras medium masih bertahan di kisaran Rp11.900 hingga Rp13.500 per kilo tergantung kualitas. Harga daging sapi stabil di angka Rp143.000, daging kerbau Rp145.000, daging ayam Rp40.000, serta telur ayam di kisaran Rp23.000 per kilo.

Sementara untuk minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp18.400, gula pasir lokal Rp18.600, dan tepung terigu Rp12.700 per kilo.

"Kami mengapresiasi sejumlah bahan pokok relatif stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan," kata Yani.

Seorang konsumen di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Mulyanto mengatakan, harga kebutuhan pokok selama ini relatif stabil meski masyarakat mulai memasuki musim kemarau panjang. Ia berharap pasokan komoditas pangan tetap terjaga sehingga harga bahan pokok dapat terus stabil dan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga.

"Bahkan, beberapa komoditas seperti cabai dan bawang mengalami penurunan," kata Mulyanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....