Sensus Ekonomi 2026 Sasar Seluruh Sektor Usaha di Pandeglang
- 10 Mei 2026 15:29 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang memperluas cakupan pendataan Sensus Ekonomi 2026 dengan memasukkan sektor pertanian ke dalam objek pencacahan. Langkah ini merupakan perubahan signifikan dibanding periode sebelumnya guna melengkapi struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah secara menyeluruh.
Seluruh aktivitas ekonomi mulai dari industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, hingga jasa pendidikan dan kesehatan masuk dalam radar pendataan petugas. Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, menyebutkan perluasan cakupan ini bertujuan untuk mengetahui prospek ekonomi ke depan secara lebih de facto.
Sektor-sektor jasa pemerintahan seperti sekolah dan fasilitas kesehatan juga disebutnya kini turut dipotret guna mendapatkan data ekonomi yang lebih komprehensif. "Tahun 2026 ini sektor pertanian pun kita cakup untuk melengkapi struktur ekonomi yang lebih lengkap, sehingga data PDRB nanti akan lebih akurat," kata Achmad, Minggu 10 Mei 2026.
Achmad menjelaskan Kabupaten Pandeglang memiliki karakteristik ekonomi yang unik karena didominasi oleh pelaku usaha mikro dan sektor pertanian. Minimnya industri manufaktur besar dibanding wilayah Tangerang Raya membuat BPS Pandeglang lebih fokus pada edukasi kepada pedagang pasar dan pengusaha lokal.
Harapan besar disematkan pada rencana operasional jalan tol Serang-Panimbang yang diprediksi akan mengubah konstelasi ekonomi di Pandeglang. Sensus Ekonomi 2026 akan menangkap titik awal perubahan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan infrastruktur pendukung.
Potret ekonomi yang dihasilkan disebutnya akan menunjukkan seberapa besar efek pengganda yang tercipta dari pembangunan infrastruktur strategis tersebut. Adapun pelaksanaan pendataan door-to-door ke seluruh rumah tangga dan bangunan usaha dikatakan Achmad akan dimulai secara serentak pada 15 Juni 2026.
Petugas akan melakukan penyisiran ke setiap keluarga guna memastikan tidak ada unit usaha, termasuk usaha rumahan atau online, yang terlewat dari pencacahan. "Kami melakukan koordinasi dengan stakeholder seperti para organisasi bisnis melalui pendampingan langsung untuk pengisian data perusahaan secara serempak," katanya.
BPS mengimbau masyarakat untuk tidak sungkan menerima petugas dan memberikan jawaban yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Kejujuran responden menjadi kunci utama agar gambaran kekuatan ekonomi Pandeglang tidak meleset dari kenyataan yang ada. Keberhasilan sensus ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perencanaan pembangunan di wilayah paling ujung barat Pulau Jawa ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....