Pentingnya Quality Time di Tengah Kesibukan Modern
- 29 Sep 2026 08:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Pekerjaan, perjalanan hingga aktivitas digital membuat waktu untuk orang terdekat semakin mudah tersisihkan. Jika berlangsung terus, percakapan dapat semakin singkat hingga hubungan perlahan terasa lebih berjarak.
Di tengah ritme tersebut, waktu berkualitas menjadi kesempatan untuk menghadirkan kembali interaksi yang sering terlewat. Quality time bukan sekadar bertemu, tetapi memberikan perhatian pada percakapan atau kegiatan yang dilakukan bersama.
Teknologi memang memudahkan komunikasi ketika jarak atau kesibukan membuat pertemuan sulit dilakukan. Namun, interaksi melalui gawai tidak selalu menggantikan percakapan langsung yang memberikan ruang lebih luas untuk saling memahami.
Bentuk kebersamaan pun tidak harus berupa liburan atau kegiatan yang membutuhkan banyak waktu dan biaya. Dengan makan, berjalan santai, berolahraga atau sekadar berbincang dapat menjadi pilihan di sela rutinitas yang padat.
Seorang Psikolog asal Kota Serang, Lian mengatakan, kualitas interaksi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dengan orang terdekat. “Kebersamaan akan lebih bermakna ketika setiap orang memberikan perhatian dan benar-benar terlibat dalam interaksi,” ujarnya kepada RRI pada Senin, 28 September 2026.
Kesibukan sehari-hari terkadang membuat seseorang tidak mengetahui persoalan yang sedang dialami orang terdekatnya. Melalui waktu bersama, percakapan dapat membuka kesempatan untuk mengetahui kondisi sekaligus menunjukkan kepedulian secara lebih nyata.
| Baca juga: Komunikasi Jadi Kunci Keharmonisan Keluarga |
Selain itu, tuntutan pekerjaan dan berbagai aktivitas dapat membuat pikiran terasa penuh setelah menjalani rutinitas. Bercanda, berbagi cerita, atau melakukan kegiatan menyenangkan bersama dapat menjadi jeda dari tekanan yang sedang dirasakan.
Ketika menghadapi persoalan, kebersamaan juga dapat digunakan untuk bertukar pikiran dengan orang yang dipercaya. Sudut pandang berbeda terkadang membantu seseorang melihat masalah lebih luas sebelum menentukan langkah yang akan dilakukan.
Sementara quality time dapat dipadukan dengan aktivitas fisik agar kebersamaan tidak hanya berlangsung di depan layar. Berjalan kaki, berolahraga atau berkebun dapat menjadi pilihan untuk tetap bergerak sekaligus menikmati interaksi bersama.
Namun, jadwal yang padat sering membuat waktu bersama terus tertunda jika hanya menunggu kesempatan senggang. Karena itu, kebersamaan dapat dijadwalkan selama 15–30 menit setelah makan malam atau melalui kegiatan rutin setiap akhir pekan.
Tidak kalah penting, penggunaan gawai perlu dikelola ketika sedang menikmati momen bersama orang terdekat. Notifikasi pekerjaan, pesan atau media sosial dapat memecah perhatian sehingga percakapan menjadi terputus dan respons terasa kurang utuh.
Karena itu, ponsel dapat disimpan sementara atau notifikasi dinonaktifkan selama waktu yang sudah disepakati bersama. Dengan cara tersebut, teknologi tetap digunakan untuk menjaga komunikasi tanpa mengambil alih perhatian saat sedang berinteraksi langsung.
Meski demikian, bentuk kebersamaan setiap orang tidak harus sama karena jadwal, kebutuhan dan kesukaan dapat berbeda. Pilih kegiatan yang realistis agar waktu bersama dapat dilakukan secara konsisten tanpa menjadi beban tambahan.
Pada akhirnya, padatnya aktivitas tidak harus membuat hubungan dengan orang terdekat ikut kehilangan ruang. Mulailah dari waktu sederhana, kurangi gangguan sejenak lalu gunakan kesempatan tersebut untuk benar-benar hadir dalam kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....