Doa dan Usaha Harus Berjalan Seimbang
- 25 Sep 2026 07:28 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Menjalani kehidupan tidak cukup hanya dengan bekerja keras atau mengandalkan doa tanpa usaha. Keduanya harus dijalankan secara seimbang, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada dua sikap yang berlawanan dalam mengejar keberhasilan.Hal tersebut disampaikan Sekretaris MUI Provinsi Banten, Deni Rusli dalam program Mutiara Pagi, Kamis, 24 September 2026.
Deni menjelaskan, ada orang yang bekerja keras siang dan malam tetapi melupakan Allah dan menganggap tenaga serta kecerdasan sebagai satu-satunya penentu kesuksesan. Di sisi lain, ada pula yang rajin berdoa, tetapi enggan keluar rumah untuk berjuang dan berikhtiar. Menurutnya, kedua sikap tersebut menunjukkan pemahaman yang belum seimbang.
Ia mengibaratkan doa dan usaha seperti dua sayap burung. Keduanya harus sama-sama berfungsi agar seseorang dapat menjalani kehidupan dengan seimbang. Doa menjadi bentuk ketergantungan kepada Allah, sedangkan usaha merupakan bagian dari ikhtiar yang harus dilakukan manusia.
Dalam praktiknya, Deni mendorong masyarakat bekerja secara maksimal dengan cara yang cermat, jujur dan berintegritas. Kemampuan serta keahlian juga perlu terus ditingkatkan, disertai strategi dan perencanaan yang baik. Sikap mudah menyerah ketika menghadapi kendala juga perlu dihindari.
“Bekerjalah dengan cermat, jujur, berintegritas, tingkatkan keahlian, kompetensi, susun strategi yang baik dan jitu, dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi kendala,” ujarnya. Setelah seluruh usaha dilakukan, hasilnya kemudian diserahkan kepada Allah melalui doa dan tawakal.
Lebih lanjut menurut Deni, tawakal bukan berarti pasrah sebelum melakukan sesuatu. Tawakal merupakan sikap menerima dengan lapang dada hasil setelah perjuangan dilakukan secara optimal. Ia mencontohkan pesan Rasulullah kepada sahabat untuk mengikat unta terlebih dahulu sebelum bertawakal kepada Allah.
Karena itu, masyarakat diajak menjadikan doa, usaha dan tawakal sebagai bagian yang saling melengkapi dalam menjalani kehidupan. “Islam mengajarkan keseimbangan antara doa dan usaha,” katanya.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat agar setiap keinginan disertai langkah nyata, doa yang khusyuk dan kesiapan menerima hasil dengan lapang dada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....