Kemenag Lebak Apresiasi Istighosah dan Dzikir MA Cisampih

  • 11 Sep 2026 06:17 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Badrusalam, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Slamet, menghadiri kegiatan Istighosah, Doa dan Dzikir yang diselenggarakan Madrasah Aliyah (MA) Cisampih, Kecamatan Banjarsari, Kamis, 10 September 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Dengan Istighosah dan Dzikir, Kita Perkuat Iman, Pererat Ukhuwah, dan Tingkatkan Ketaatan Kepada Allah SWT.” Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pihak madrasah, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Turut hadir Pengawas Madrasah Refi Risnandar, unsur Forkopimcam Kecamatan Banjarsari, Kepala KUA Banjarsari Agus Salim, Kaur TU MTsN 5 Lebak Jahidi, Ketua MUI Banjarsari, Ketua MWCNU Banjarsari, Ketua FSPP Banjarsari, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan juga dihadiri Kepala Desa Cisampih, Kepala MA Cisampih Dedi Yuliana beserta dewan guru, serta masyarakat Kecamatan Banjarsari yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Ustad Lukman. Suasana kemudian dilanjutkan dengan istighosah, doa dan dzikir yang dipimpin Rahmat Muamar, dari Pondok Pesantren Al-Muammariyah Kumpay, Banjarsari.

Ketua Panitia, Deden, mengatakan kegiatan istighosah dan dzikir tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan diharapkan memberikan manfaat spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir.

Deden juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan maupun dalam penyediaan jamuan masih terdapat berbagai kekurangan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi para pemimpin agar senantiasa diberikan kekuatan, keadilan, serta amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Kepala Kantor Kemenag Lebak, Badrusalam, memberikan apresiasi kepada MA Cisampih yang dinilai aktif menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan mampu melibatkan berbagai elemen masyarakat. “Alhamdulillah, kami dari Kantor Kemenag Lebak memberikan apresiasi. MA Cisampih menjadi salah satu madrasah yang aktif menyelenggarakan kegiatan keagamaan, salah satunya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Badrusalam.

Kegiatan tersebut menjadi contoh positif bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak harus sebatas kegiatan seremonial, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi kehidupan spiritual masyarakat. Ia menyebut istighosah, doa, dzikir, membaca shalawat, dan memperbanyak istighfar merupakan kegiatan positif yang dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Ini menjadi contoh bagi kita semua. Peringatan Maulid tidak hanya seremonial, tetapi diisi dengan kegiatan positif melalui istighosah, doa dan dzikir,” katanya.

Badrusalam mengingatkan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Karena itu, momentum istighosah dan dzikir hendaknya dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. “Manusia harus banyak bersyukur dan banyak beristighfar. Begitu banyak dosa yang kita lakukan. Allah SWT memperlihatkan kepada kita bahwa setiap amal, baik yang besar maupun kecil, akan mendapatkan catatan dan diperlihatkan,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Badrusalam juga mengingatkan jamaah mengenai kisah Nabi Adam AS yang melakukan kesalahan ketika memakan buah yang dilarang Allah SWT hingga menyebabkan beliau keluar dari surga. kisah Nabi Adam AS menjadi pelajaran penting bagi manusia agar senantiasa menyadari kelemahan diri, tidak merasa luput dari kesalahan, dan terus memohon ampun kepada Allah SWT.

“Kalau Nabi Adam AS saja dengan satu kesalahan mendapatkan ujian seperti itu, apalagi kita sebagai manusia yang setiap hari tidak luput dari kesalahan. Karena itu, mari kita memperbanyak istighfar dan shalawat serta berharap mendapatkan syafaat Rasulullah SAW,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Badrusalam juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan doa seorang hamba dapat dikabulkan dalam berbagai bentuk sesuai dengan kehendak dan kebijaksanaan Allah SWT. Ia memberikan perumpamaan seorang anak yang meminta pisau kepada orang tuanya. Meski permintaan tersebut tidak diberikan karena dapat membahayakan sang anak, orang tua dapat menggantinya dengan sesuatu yang lebih aman dan bermanfaat.

Demikian pula dengan doa manusia kepada Allah SWT. Ada doa yang dikabulkan sesuai permintaan, ada yang diberikan dalam bentuk lain yang lebih baik, dan ada pula yang diwujudkan pada waktu yang dianggap paling tepat. Badrusalam mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak doa, salah satunya doa, “Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.”

Badrusalam menyampaikan terima kasih kepada Kepala MA Cisampih beserta seluruh panitia dan keluarga besar madrasah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT.

“Terima kasih kepada Kepala Madrasah Aliyah Cisampih beserta seluruh jajaran. Semoga amal ibadah kita semua mendapatkan catatan yang baik di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Kepala MA Cisampih, Dedi Yuliana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran jajaran Kemenag Lebak, Pengawas Madrasah, unsur Forkopimcam, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Dedi mengatakan kegiatan istighosah, doa dan dzikir dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari upaya MA Cisampih menanamkan nilai-nilai keimanan dan keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik, sekaligus memperkuat hubungan antara madrasah dan masyarakat.

Ia berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. “Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi keluarga besar MA Cisampih dan masyarakat Kecamatan Banjarsari. Kami berharap sinergi antara madrasah, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ucap Dedi.

Kegiatan Istighosah, Doa dan Dzikir kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat sebagai ikhtiar bersama memohon ampunan, keberkahan, keselamatan, serta kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....