Gubernur Andra Tegaskan Kesiapan Bentuk Generasi Berahlak di Banten
- 07 Sep 2026 21:18 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Provinsi Banten menyatakan kesiapannya bersinergi dengan Jam'iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JP3M) dalam membina karakter generasi muda. Komitmen ini disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni menanggapi keresahan bersama soal pembinaan generasi muda dan penguatan pendidikan berbasis pesantren saat menerima audiensi pengurus JP3M Provinsi Banten di Gedung Negara Kota Serang Senin 7 September 2026.
Andra Soni mengapresiasi kehadiran para pengurus JP3M yang mayoritas berasal dari kalangan Ibu Nyai pengasuh pesantren di Banten . Mengingat organisasi ini bersentuhan langsung dengan akar persoalan sosial di masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini saya menerima pengurus JP3M Provinsi Banten. Tadi disampaikan latar belakang, maksud, dan tujuan berdirinya organisasi ini, dan ini sangat mulia karena pendirinya atau pengurusnya adalah Ibu Nyai dari pesantren-pesantren di Provinsi Banten," ujar Andra
Ia mengakui masalah yang diangkat JP3M relevan dan perlu direspons dengan langkah nyata. Sehingga pemerintah ingin menggandeng elemen masyarakat yang sudah memiliki basis dan kepercayaan di akar rumput, salah satunya pesantren.
Sekretaris JP3M Banten, Hafsah, menjelaskan organisasi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) secara kultural ini tidak hanya bergerak di ranah pengajian. Tetapi juga menaruh perhatian pada perkembangan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
"JP3M itu singkatan dari Jam'iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh, organisasi di bawah naungan NU secara kultural. Aktivitas kami selain pengajian dan dakwah, kami juga memperhatikan perkembangan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga aspek sosial lainnya," ucap Hafsah.
Dakwah yang dijalankan JP3M mencakup dua bentuk yaitu dakwah bil lisan melalui ucapan dan pengajaran, serta dakwah bil hal melalui aksi dan keteladanan nyata di tengah masyarakat Dakwah tidak berhenti pada ceramah tetapi dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Hafsah, dukungan pemerintah menjadi kunci agar program JP3M berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Sinergi Pemprov Banten dan JP3M ini diharapkan melahirkan program konkret di bidang pendidikan dan pembinaan karakter, sehingga upaya memperkuat moral generasi muda Banten terealisasi melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan elemen pesantren. (Nurul Fadiyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....