Kenali Tanda Ball Joint Mobil yang Mulai Rusak

  • 31 Agt 2026 15:41 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID. Serang - Pengendara mobil perlu memperhatikan kondisi kaki-kaki kendaraan, terutama komponen ball joint yang memiliki peran penting dalam sistem suspensi dan kemudi. Komponen yang mengalami kerusakan dapat memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan berkendara jika tidak segera ditangani.

Ball joint merupakan komponen yang menghubungkan bagian suspensi dengan knuckle roda sekaligus memungkinkan roda bergerak mengikuti sistem kemudi dan suspensi. Karena bekerja terus-menerus saat mobil melaju, komponen ini dapat mengalami keausan seiring penggunaan kendaraan.

Seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur mengatakan, terdapat beberapa tanda yang dapat dirasakan pengemudi ketika ball joint mulai mengalami masalah. “Biasanya pengemudi bisa merasakan adanya bunyi dari bagian roda, terutama ketika melewati jalan yang tidak rata atau polisi tidur. Setir juga bisa terasa kurang stabil jika kondisi ball joint sudah mengalami keausan,” ujar Fatur, Minggu 30 Agustus 2026.

Menurutnya, bunyi yang muncul umumnya berupa suara gluduk atau ketukan dari area kaki-kaki. Namun, ia mengingatkan bahwa suara tersebut tidak selalu berarti ball joint rusak karena terdapat sejumlah komponen lain yang juga dapat menimbulkan gejala serupa.

“Jangan langsung menyimpulkan ball joint rusak hanya karena terdengar bunyi. Harus dilakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber masalahnya,” ucapnya.

Selain munculnya bunyi, tanda lain yang perlu diperhatikan adalah perubahan respons kemudi. Roda dapat terasa kurang presisi atau kendaraan seperti sulit mempertahankan arah ketika melaju. Dalam kondisi tertentu, keausan pada ball joint juga dapat berpengaruh terhadap keausan ban yang tidak merata.

Fatur menjelaskan, kerusakan ball joint dapat terjadi akibat usia pemakaian, kondisi jalan yang sering dilalui, maupun kerusakan pada karet pelindung atau boot.

“Kalau boot robek, pelumas bisa keluar dan kotoran atau air bisa masuk. Lama-kelamaan bagian dalam ball joint aus dan menimbulkan kelonggaran,” tuturnya.

Ia mengimbau pemilik mobil untuk melakukan pemeriksaan kaki-kaki secara berkala, terutama ketika mulai muncul bunyi atau perubahan pada rasa kemudi. Pemeriksaan juga penting dilakukan setelah kendaraan sering melewati jalan berlubang atau mengalami benturan cukup keras pada roda.

Menurutnya, ball joint yang kondisinya sudah tidak layak sebaiknya segera diganti dengan komponen yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Pemilik mobil juga disarankan melakukan pemeriksaan komponen kaki-kaki lain agar tidak ada kerusakan yang terlewat.

“Kalau sudah terasa ada kelonggaran atau bunyi yang tidak normal, sebaiknya segera diperiksa. Jangan menunggu sampai kerusakannya parah,” ujar Fatur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....