Crumple Zone, Teknologi pada Sasis Mobil yang Redam Benturan saat Kecelakaan
- 29 Jun 2026 09:15 WIB
- Banten
RRI.CO.ID. Serang – Keselamatan menjadi salah satu aspek utama dalam perkembangan teknologi otomotif. Selain dilengkapi sabuk pengaman dan airbag, mobil modern juga memiliki fitur keselamatan pasif yang sangat penting, yakni crumple zone. Komponen ini dirancang khusus pada bagian sasis kendaraan untuk menyerap energi benturan sehingga dapat mengurangi risiko cedera bagi pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan.
Seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur menjelaskan, banyak orang mengira sasis mobil yang kuat berarti harus sepenuhnya kaku. Padahal, konsep keselamatan kendaraan justru menggabungkan bagian yang kokoh dengan area yang sengaja dibuat mampu mengalami deformasi saat terjadi benturan.
Crumple zone merupakan bagian dari struktur sasis yang dirancang untuk melipat atau berubah bentuk secara terkontrol ketika mobil mengalami tabrakan. Tujuannya bukan agar mobil tetap utuh, melainkan agar energi benturan dapat diserap sebanyak mungkin sehingga tidak langsung diteruskan ke kabin penumpang," ujar Fatur kepada RRI. Minggu, 28 Juni 2026.
Menurutnya, ketika kendaraan bertabrakan, energi yang dihasilkan sangat besar. Jika seluruh energi tersebut langsung diterima kabin, maka risiko cedera serius bagi penumpang akan meningkat. Oleh karena itu, crumple zone. bekerja sebagai "peredam" yang memperlambat laju perlambatan kendaraan sehingga benturan yang dirasakan penumpang menjadi lebih ringan.
Biasanya, crumple zone ditempatkan pada bagian depan dan belakang kendaraan. Area tersebut dirancang menggunakan struktur baja berkekuatan tinggi dengan pola lipatan tertentu agar dapat menyerap energi benturan secara maksimal tanpa merusak ruang kabin.
Fatur menambahkan bahwa keberadaan crumple zone juga bekerja secara bersamaan dengan sistem keselamatan lainnya, seperti sabuk pengaman, airbag, serta pretensioner seatbelt.
"Semua sistem keselamatan itu saling mendukung. Crumple zone menyerap energi benturan, sabuk pengaman menahan tubuh penumpang agar tidak terlempar, sedangkan airbag mengurangi benturan langsung pada kepala dan dada. Ketiganya bekerja dalam hitungan milidetik saat kecelakaan terjadi," ucapnya.
Ia juga mengingatkan, masyarakat agar tidak sembarangan melakukan modifikasi pada struktur sasis kendaraan. Penggantian rangka, pengelasan yang tidak sesuai standar, atau pemasangan aksesori yang mengubah struktur asli kendaraan dapat mengurangi efektivitas crumple zone saat terjadi kecelakaan.
"Jika struktur sasis diubah tanpa perhitungan teknis, jalur penyerapan benturan bisa berubah. Akibatnya, perlindungan terhadap penumpang tidak lagi optimal," tuturnya.
Fatur menyarankan pemilik kendaraan untuk selalu melakukan perbaikan di bengkel yang memiliki standar perbaikan bodi dan rangka sesuai rekomendasi pabrikan, terutama setelah mobil mengalami kecelakaan. Hal ini penting agar fungsi crumple zone tetap bekerja sebagaimana mestinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....