Taladani Sosok Rasulullah dengan Perkuat Keimanan

  • 31 Agt 2026 09:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Umat Islam diajak menjadikan kisah wafatnya Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani pesan-pesan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi Pro 1 Banten, Minggu, 30 Agustus 2026.

Ustazah Ai Judiyyah menjelaskan, mengenang wafat Rasulullah SAW menjadi penting untuk mengingat kembali perjuangan dan pesan yang disampaikan Nabi kepada umatnya. Menurutnya, Rasulullah SAW tetap memikirkan umat hingga menjelang akhir hayatnya. “Yang diingat oleh Rasulullah adalah umatnya dan orang-orang yang lemah,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu pesan penting yang perlu diterapkan umat Islam adalah menjaga salat lima waktu. Salat, menurutnya, merupakan ibadah yang tidak dapat ditinggalkan meskipun seseorang memiliki kesibukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ustazah Ai Judiyyah menekankan pentingnya mengatur waktu agar kewajiban beribadah tetap dapat dilaksanakan. Khusus bagi ibu rumah tangga, aktivitas seperti mengurus suami, anak, memasak, dan pekerjaan rumah tangga lainnya dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik. “Mengurus rumah tangga, mengurus suami, mengurus anak, mengepel, memasak, pokoknya apa pun yang di rumah tangga itu jadi ibadah,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar aktivitas rumah tangga tidak menjadi alasan untuk meninggalkan salat lima waktu. Menurutnya, ketika waktu salat tiba, aktivitas yang sedang dilakukan perlu dihentikan sementara untuk melaksanakan kewajiban tersebut. “Kalau sudah waktu salat, berhenti saja dari kesibukan itu. Salat lima waktu tidak bisa ditawar lagi,” ucapnya.

Selain menjaga salat, Ustazah Ai Judiyyah menyampaikan pentingnya mengikuti keteladanan Rasulullah SAW dalam memperlakukan keluarga, termasuk memuliakan perempuan. Ia mengingatkan umat agar tidak menindas maupun merendahkan perempuan.

Menurutnya, hikmah dari mengenang wafat Rasulullah SAW bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat untuk menjalankan ajaran yang telah diwariskan Rasulullah. Ia berharap umat Islam dapat menjalankan pesan-pesan tersebut dan memperoleh kehidupan yang lebih baik, hingga meninggalkan dunia dalam keadaan husnul khatimah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....