Jangan Tergiur Harga Murah, Cat Mobil Bisa Cepat Kusam dan Mengelupas

  • 30 Agt 2026 10:14 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID. Serang – Mendapati bodi mobil penuh goresan atau warna mulai kusam tentu membuat pemilik kendaraan ingin segera melakukan pengecatan ulang. Namun, di tengah banyaknya pilihan jasa pengecatan mobil, konsumen diingatkan agar tidak hanya menjadikan harga murah sebagai pertimbangan utama.

Pasalnya, biaya pengecatan yang lebih rendah belum tentu memberikan hasil yang tahan lama. Kualitas bahan, proses persiapan permukaan, teknik pengecatan hingga lapisan pelindung seperti clear coat turut menentukan ketahanan warna bodi kendaraan. Clear coat sendiri berfungsi melindungi lapisan warna dari goresan, sinar ultraviolet, dan kondisi cuaca.

Menurut seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur, masyarakat sebaiknya berhati-hati terhadap jasa pengecatan yang menawarkan harga jauh di bawah harga umum tanpa menjelaskan secara rinci bahan dan tahapan pengerjaannya.

"Jangan hanya melihat murahnya. Yang paling penting adalah tanyakan bahan cat yang digunakan, proses pengerjaannya seperti apa, dan apakah ada lapisan pelindung atau clear coat. Kalau prosesnya asal cepat, hasilnya memang terlihat bagus di awal, tetapi belum tentu tahan lama," ujar Fatur, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pengecatan ulang bukan sekadar menyemprotkan warna baru ke permukaan bodi. Sebelum proses pengecatan, permukaan harus dibersihkan dan dipersiapkan dengan baik agar lapisan baru dapat menempel sempurna.

Jika tahapan tersebut tidak dilakukan dengan benar, berbagai masalah dapat muncul, mulai dari warna yang tidak merata, permukaan bergelombang, cat mudah kusam, hingga mengelupas. Persiapan permukaan dan penggunaan lapisan dasar memang menjadi bagian penting untuk mendapatkan daya rekat dan hasil akhir yang baik.

Fatur mengatakan, konsumen terkadang tergoda dengan penawaran pengecatan murah karena ingin menghemat biaya. Namun, apabila hasil pengecatan hanya bertahan sebentar, pemilik kendaraan justru harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan pengecatan ulang.

"Misalnya baru beberapa bulan sudah kusam atau mengelupas, akhirnya harus dikerjakan lagi. Jadi biaya yang awalnya dianggap murah justru bisa menjadi lebih mahal," ucapnya.

Selain kualitas bahan dan teknik pengerjaan, kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi ketahanan cat mobil. Paparan sinar ultraviolet secara terus-menerus dapat mempercepat proses oksidasi dan membuat warna kendaraan kehilangan kilapnya.

Menurut Fatur, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan kebiasaan setelah mobil selesai dicat. Mobil sebaiknya tidak terlalu sering terpapar matahari langsung dan harus dirawat dengan cara yang tepat.

Fatur menyarankan calon pelanggan untuk tidak ragu bertanya kepada penyedia jasa sebelum menyerahkan kendaraan.

Beberapa hal yang perlu ditanyakan antara lain jenis cat yang digunakan, merek dan kualitas bahan, tahapan persiapan bodi, jumlah lapisan cat, jenis clear coat, waktu pengerjaan, serta garansi hasil pekerjaan.

"Bengkel yang bagus biasanya bisa menjelaskan prosesnya kepada konsumen. Jadi jangan sungkan bertanya. Kita sebagai pemilik kendaraan berhak mengetahui apa yang akan dikerjakan pada mobil kita," tutur Fatur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....