Rasulullah Jadi Teladan dalam Memuliakan Perempuan

  • 16 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Rasulullah SAW menjadi teladan dalam memuliakan dan mengangkat derajat perempuan. Keteladanan tersebut dinilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh umat Islam dalam memperlakukan perempuan dengan penuh penghormatan dan menjaga kehormatannya.

Ustazah, Ai Judiyyah Fahmi, mengatakan sebelum Rasulullah SAW diutus, perempuan pada masa jahiliyah berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Perempuan bahkan diperlakukan secara tidak manusiawi dan dianggap memiliki kedudukan yang rendah dalam kehidupan masyarakat.

“Di zaman jahiliyah itu perempuan sangat-sangat hina. Bahkan perempuan lebih daripada binatang,” ujar Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurutnya, Rasulullah SAW kemudian membawa ajaran yang mengangkat martabat perempuan. Salah satu keteladanan Rasulullah ditunjukkan melalui sikap beliau terhadap Siti Aisyah yang tetap makan bersama meskipun saat itu sedang mengalami menstruasi.

“Hal tersebut menjadi bukti bahwa perempuan tetap memiliki kemuliaan dan tidak boleh diperlakukan secara diskriminatif,” katanya.

Ai juga menilai perempuan memiliki ruang untuk berkarya dan memiliki penghasilan, selama aktivitas tersebut dilakukan dengan baik dan tetap mengutamakan keridaan Allah SWT. Menurutnya, perempuan tidak hanya memiliki peran dalam keluarga, tetapi juga dapat berkontribusi melalui pekerjaan yang bermanfaat.

Ia mencontohkan sosok Siti Khadijah sebagai perempuan yang memiliki peran penting dalam kehidupan sekaligus dikenal sebagai seorang saudagar. Karena itu, menurutnya, memuliakan perempuan bukan berarti membatasi ruang geraknya, melainkan memberikan kesempatan untuk menjalankan peran dengan tetap menjaga kehormatan, keluarga, dan nilai-nilai agama.

Ai mengajak umat Islam menjadikan Rabiul Awal sebagai momentum untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui selawat dan penerapan akhlak beliau dalam kehidupan, termasuk dalam memperlakukan perempuan dengan penuh penghormatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....