Rabiul Awal Jadi Momentum Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah
- 16 Agt 2026 11:51 WIB
- Banten
Poin Utama
- Bulan Rabiul Awal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah.
- Ustazah Ai Judiyyah Fahmi mengajak umat tidak sekadar mengungkapkan kerinduan melalui ucapan, tetapi membuktikannya dengan memperbanyak selawat dan meneladani ajaran Nabi.
- Momentum Rabiul Awal dapat dimanfaatkan untuk semakin mengenal sosok Rasulullah dan memperkuat ikatan spiritual dengan beliau.
RRI.CO.ID, Serang - Bulan Rabiul Awal menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali menumbuhkan kecintaan dan mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW. Ustazah, Ai Judiyyah Fahmi, mengajak umat tidak sekadar mengungkapkan kerinduan kepada Rasulullah melalui ucapan, tetapi juga membuktikannya dengan memperbanyak selawat dan meneladani ajaran beliau.
Ai mengatakan, Rabiul Awal merupakan bulan yang istimewa karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, momentum tersebut dapat dimanfaatkan umat untuk semakin mengenal sosok Rasulullah sekaligus memperkuat kecintaan kepada beliau.
“Dengan rindu kepada Rasulullah yaitu minimal kita membaca selawat lebih daripada yang kita baca dalam salat fardu. Mau apa saja silakan, banyak sekali selawat-selawat dan niatkan terutama di dalam bulan Rabiul Awal ini adalah bulan PDKT kepada Rasulullah,” ujar Ai dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Minggu, 16 Agustus 2026.
Menurutnya, membaca selawat juga dapat menjadi bagian dari upaya umat untuk menenangkan hati dan menghadapi berbagai kegelisahan dalam kehidupan. Ia mengingatkan agar selawat dilakukan dengan niat yang baik dan bukan untuk mendapatkan pujian dari orang lain.
Ai juga mengajak umat untuk menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW perlu diwujudkan melalui ucapan, hati, serta praktik terhadap nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan Rasulullah.
“Bukan hanya hati saja, bukan ucapan saja, tetapi hati dan ucapan kita satukan. Bibir mengucapkan Allah sholli ala sayyidina Muhammad, hati pun, ya Allah sampaikan salamku kepada Rasulullah dan kita rindu kepada Rasulullah,” kata Ai.
Ai berharap momentum Rabiul Awal tidak berhenti pada peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah. Dengan memperbanyak selawat dan mengamalkan ajarannya, umat diharapkan dapat terus menjaga hubungan spiritual dengan Rasulullah sekaligus memperkuat kecintaan kepada beliau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....