Knalpot Mobil Keluarkan Air saat Mesin Dinyalakan, Tanda Kondisi Normal

  • 31 Jul 2026 16:20 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Sebagian pemilik kendaraan kerap merasa khawatir ketika melihat air menetes dari knalpot saat mesin mobil pertama kali dinyalakan. Padahal, kondisi tersebut umumnya merupakan hal yang normal dan tidak selalu menandakan adanya kerusakan pada mesin.

Praktisi otomotif asal Kota Serang, Firdaus Sadikin menjelaskan, air yang keluar dari knalpot merupakan hasil kondensasi uap air yang terbentuk selama proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin.

“Air yang menetes dari knalpot saat mesin baru dinyalakan merupakan hasil kondensasi uap air. Selama airnya bening, jumlahnya tidak berlebihan, dan tidak disertai asap putih tebal, kondisi tersebut masih tergolong normal,” ujar Firdaus kepada RRI, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Firdaus, fenomena tersebut lebih sering terjadi ketika mesin masih dingin, terutama pada pagi hari atau saat suhu lingkungan rendah. Setelah mesin mencapai suhu kerja normal, tetesan air biasanya akan berhenti dengan sendirinya.

Namun, ia mengingatkan pemilik kendaraan agar tetap waspada apabila air yang keluar dari knalpot disertai gejala lain, seperti asap putih pekat yang terus-menerus, performa mesin menurun, atau cairan pendingin radiator berkurang tanpa penyebab yang jelas.

“Jika kondisi tersebut terjadi, sebaiknya kendaraan segera diperiksa di bengkel. Bisa jadi ada indikasi kebocoran pada gasket kepala silinder atau komponen lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Jangan menunggu hingga gejalanya semakin parah,” katanya.

Firdaus menambahkan, cairan yang keluar dari knalpot seharusnya berwarna bening dan tidak berminyak. Apabila cairan berubah warna, berbau menyengat, atau bercampur oli, pemilik kendaraan disarankan segera melakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak meluas.

Dengan memahami penyebab keluarnya air dari knalpot, masyarakat diharapkan tidak langsung menganggap kondisi tersebut sebagai tanda kerusakan. Pemeriksaan secara berkala tetap diperlukan untuk memastikan kendaraan selalu berada dalam kondisi prima.

“Selama tidak ada gejala lain yang mengarah pada kerusakan mesin, kondisi ini merupakan proses yang wajar dan menjadi salah satu tanda sistem pembakaran bekerja dengan baik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....