Fungsi Oli Power Steering pada Mobil, Kunci Kemudi Tetap Ringan dan Nyaman

  • 23 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Oli power steering berfungsi sebagai pelumas sekaligus media penghantar tekanan hidraulis pada sistem kemudi hydraulic kendaraan.
  • Mekanik Fatur di Kota Serang mengungkapkan bahwa banyak pemilik kendaraan sering mengabaikan kondisi oli power steering meskipun fungsinya penting untuk kenyamanan berkendara.
  • Perawatan oli power steering yang optimal diperlukan agar sistem kemudi mobil dapat bekerja dengan baik dan memberikan kenyamanan maksimal kepada pengemudi.

RRI.CO.ID, Serang – Sistem power steering menjadi salah satu teknologi yang memberikan kenyamanan saat mengemudikan mobil. Agar sistem tersebut bekerja dengan optimal, diperlukan oli power steering yang berfungsi sebagai pelumas sekaligus media penghantar tekanan hidraulis pada kendaraan yang masih menggunakan sistem hydraulic power steering.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang mekanik di sebuah bengkel di Kota Serang, Fatur. Menurutnya, banyak pemilik kendaraan yang lebih memperhatikan oli mesin, tetapi sering mengabaikan kondisi oli power steering.

“Padahal, oli power steering memiliki peran penting dalam menjaga kinerja sistem kemudi. Jika kualitas olinya menurun, setir bisa terasa lebih berat dan komponen lebih cepat aus,” ujarnya Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Fatur, selain melumasi komponen, oli power steering juga berfungsi menjaga suhu kerja sistem tetap stabil dan melindungi pompa serta komponen lain dari keausan akibat gesekan.

“Fluida ini bekerja saat pengemudi memutar setir. Tekanan oli membantu meringankan beban sehingga kemudi lebih mudah dikendalikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, seiring pemakaian, kualitas oli dapat menurun karena terpapar panas dan tercampur kotoran. Jika tidak diganti secara berkala, performa sistem kemudi dapat menurun.

“Gejala yang sering muncul antara lain setir terasa berat, muncul suara dengung saat membelok, atau bahkan terjadi kebocoran pada sistem power steering,” tuturnya.

Fatur menyarankan pemilik kendaraan untuk rutin memeriksa volume dan kondisi oli power steering. Jika warna oli berubah menjadi keruh atau kehitaman, sebaiknya segera dilakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan.

“Perawatan sederhana seperti mengganti oli tepat waktu dapat memperpanjang usia pompa power steering dan mengurangi risiko kerusakan yang biaya perbaikannya cukup mahal,” ujarnya.

Namun, Fatur juga mengingatkan bahwa tidak semua mobil menggunakan oli power steering. Pada kendaraan yang sudah menggunakan sistem Electric Power Steering (EPS), bantuan kemudi berasal dari motor listrik sehingga tidak memerlukan fluida hidraulis.

“Pemilik kendaraan perlu mengetahui jenis sistem kemudi yang digunakan mobilnya. Jika masih memakai hydraulic power steering, jangan abaikan perawatan olinya,” ucap Fatur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....