Tip Mencegah Karat pada Mobil

  • 28 Jul 2026 11:23 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Karat merupakan salah satu musuh utama kendaraan karena dapat merusak tampilan sekaligus mengurangi kekuatan bodi mobil.
  • Karat umumnya muncul akibat paparan air, udara lembap, lumpur, dan kandungan garam yang menempel pada permukaan logam dalam waktu lama.
  • Pemilik kendaraan dapat mencegah karat dengan melakukan perawatan rutin, seperti mencuci mobil setelah terkena hujan atau melintasi jalan berlumpur.

RRI.CO.ID, Serang - Karat menjadi salah satu musuh utama kendaraan karena dapat merusak tampilan sekaligus mengurangi kekuatan bodi mobil. Kondisi tersebut umumnya muncul akibat paparan air, udara lembap, lumpur, maupun kandungan garam yang menempel pada permukaan logam dalam waktu lama.

Pemilik kendaraan perlu melakukan perawatan secara rutin untuk mencegah munculnya karat sejak dini. Langkah sederhana seperti mencuci mobil setelah terkena hujan atau melintasi jalan berlumpur dinilai efektif mengurangi risiko korosi pada bodi maupun kolong kendaraan.

Praktisi otomotif asal Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, bagian kolong mobil menjadi area yang paling rentan mengalami karat karena sering terpapar air dan kotoran saat berkendara. Menurutnya, bagian tersebut kerap luput dari perhatian pemilik kendaraan.

"Setelah mobil digunakan saat hujan atau melewati jalan yang berlumpur, sebaiknya segera dicuci hingga bagian kolong. Lumpur dan kotoran yang menempel terlalu lama dapat mempercepat proses munculnya karat," ujarnya, Selasa, 28 Juli 2026.

Selain menjaga kebersihan, pemilik kendaraan juga disarankan segera memperbaiki cat yang terkelupas atau tergores. Lapisan cat yang rusak dapat membuka permukaan logam sehingga lebih mudah bereaksi dengan air dan udara.

Rudi menjelaskan, goresan kecil sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat menjadi titik awal munculnya korosi. "Jika ada bagian cat yang terkelupas, segera lakukan pengecatan ulang atau perbaikan agar logam tidak langsung terkena air maupun udara," katanya.

Ia juga menyarankan penggunaan pelapis antikarat pada bagian bawah kendaraan, terutama bagi mobil yang sering digunakan di daerah pesisir atau wilayah dengan curah hujan tinggi. Perlindungan tambahan tersebut dapat membantu memperpanjang usia bodi kendaraan.

Selain itu, mobil sebaiknya disimpan di garasi yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak lembap. Kondisi garasi yang terlalu lembap dapat mempercepat proses korosi meskipun kendaraan jarang digunakan.

Pemeriksaan berkala pada bagian bawah mobil juga penting dilakukan untuk mendeteksi munculnya karat sejak dini. Penanganan yang cepat akan mencegah kerusakan meluas sehingga biaya perbaikan dapat lebih ringan.

Perawatan yang dilakukan secara rutin tidak hanya menjaga tampilan mobil tetap bersih dan mengilap, tetapi juga membantu mempertahankan kekuatan bodi serta nilai jual kendaraan. Dengan langkah sederhana tersebut, pemilik kendaraan dapat memperpanjang usia pakai mobil sekaligus meningkatkan keamanan saat berkendara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....