Olahraga Sepatu Roda Latih Disiplin dan Sosialisasi Anak
- 20 Jul 2026 12:01 WIB
- Banten
Poin Utama
- Olahraga sepatu roda mengajarkan anak-anak nilai-nilai disiplin, keberanian, dan kemampuan berinteraksi sosial.
- Setiap sesi latihan disesuaikan dengan kemampuan individu masing-masing anak untuk memastikan pembelajaran yang efektif dan tidak membebani.
- Pelatihan difokuskan pada menikmati proses latihan dan membangun rasa percaya diri anak, bukan hanya mengejar kemenangan.
RRI.CO.ID, Serang –Olahraga sepatu roda memberikan banyak manfaat di luar kemampuan teknis olahraga. Anak-anak tidak hanya belajar meluncur dengan cepat, tetapi juga dilatih untuk memiliki kedisiplinan, keberanian, serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Hal tersebut disampaikan Coach Serang Inline Skate Community (SISCO), Arkan dalam program IDOLA ANAK bersama RRI Pro 1 Banten, Minggu, 19 Juli 2026. Menurutnya, dalam setiap sesi latihan, anak-anak diberikan pembelajaran yang menyesuaikan kemampuan masing-masing. Proses tersebut dilakukan agar anak tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga menikmati proses latihan dan membangun rasa percaya diri.
| Baca juga: Sepatu Roda Jadi Wadah Prestasi Anak Banten |
“Yang kita latih bukan cuma bagaimana mereka bisa juara, tapi bagaimana mereka punya motorik yang baik, daya tahan tubuh meningkat, sehat, dan bisa bersosialisasi dengan teman-temannya,” ujar Arkan.
Ia menjelaskan, olahraga sepatu roda memiliki tantangan tersendiri karena membutuhkan keseimbangan, konsentrasi, serta keberanian dari para atlet muda. Karena itu, pendampingan pelatih dan dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam proses perkembangan anak.
Lebih lanjut Arkan menyebut, lingkungan latihan juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar menghargai satu sama lain. Meskipun memiliki kemampuan dan kategori berbeda, para atlet muda tetap dilatih bersama agar memiliki sikap saling mendukung.
Selain kemampuan fisik, anak-anak juga dibimbing agar memiliki sikap rendah hati ketika meraih prestasi. Menurutnya, mental seorang atlet harus dibangun sejak awal agar mampu menghadapi persaingan dalam berbagai kejuaraan.
Dalam pembinaan klub sepatu roda yang dipimpinnya, Arkan menggabungkan latihan teknik dengan pembentukan karakter. Ia berharap anak-anak tidak hanya menjadi atlet berprestasi, tetapi juga memiliki nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Walaupun mereka beda kategori, ada yang speed, ada yang standard, tetap harus belajar menghargai satu sama lain dan tidak boleh merendahkan teman,” katanya.
Arkan berharap olahraga sepatu roda semakin berkembang di Banten dan semakin banyak anak yang tertarik menggelutinya. Ia menilai, olahraga ini dapat menjadi pilihan positif bagi anak untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....