Umat Islam Diingatkan untuk Taubat dan Jauhi Maksiat Anggota Badan
- 18 Jul 2026 23:06 WIB
- Banten
Poin Utama
- Ustazah Ai Judiyyah Fahmi mengajak umat Islam untuk segera bertaubat setiap kali melakukan kesalahan tanpa menunda-nunda.
- Menjauhi berbagai bentuk maksiat anggota badan dinilai penting sebagai bagian dari ikhtiar menjaga ketakwaan.
- Upaya meninggalkan perbuatan yang dilarang agama merupakan cara memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT.
RRI.CO.ID, Serang - Umat Islam diajak untuk segera bertaubat setiap kali melakukan kesalahan serta menjauhi berbagai bentuk maksiat anggota badan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari ikhtiar menjaga ketakwaan sekaligus memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Ustazah Ai Judiyyah Fahmi mengatakan, manusia tidak luput dari kesalahan selama menjalani kehidupan. Karena itu, setiap muslim hendaknya tidak menunda taubat dan terus berupaya meninggalkan perbuatan yang dilarang agama.
“Kalau kita melakukan kesalahan, maka segeralah kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan bertaubat,” katanya dalam program Mutiara Pagi bersama RRI Pro 1 Banten, Sabtu, 18 Juli 2026.
| Baca juga: Cegah Perbuatan Zina dengan Hindari Khalwat |
Menurutnya, salah satu bentuk kesungguhan dalam bertaubat ialah berusaha menghindari berbagai dosa yang dilakukan oleh anggota badan. Mulai dari menjaga perilaku, menjaga pandangan, hingga menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Ia menjelaskan, kajian yang disampaikan merupakan bagian dari pembahasan mengenai dosa-dosa anggota badan yang perlu diketahui umat Islam agar dapat lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Yang kita bahas adalah bagaimana menjauhi berbagai dosa anggota badan agar hidup kita lebih baik di hadapan Allah,” ujarnya.
Selain memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, Ustazah Ai mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Salah satunya dengan menghindari sikap menghina orang lain, termasuk merendahkan ulama maupun pemimpin yang menjalankan amanah dengan adil.
| Baca juga: Ustazah Ai Ingatkan Bahaya Dosa Badan |
Menurutnya, setiap muslim dianjurkan menjaga lisan dan perilaku agar tidak menimbulkan permusuhan ataupun menyakiti hati orang lain. “Jangan merendahkan sesama muslim, jangan menghina ulama maupun pemimpin yang adil. Itu termasuk hal yang harus kita jaga,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa bercanda diperbolehkan selama tidak menyakiti orang lain ataupun menimbulkan kerugian. Candaan yang menyebabkan seseorang marah, kehilangan barang, atau merasa dirugikan tetap harus dihindari.
“Kalau bercanda sekadar bercanda tidak masalah, tetapi jangan sampai membuat orang lain susah atau marah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....