Operasi Pasar Kramatwatu Diserbu Warga Buru Kebutuhan Pokok Murah
- 15 Jul 2026 06:07 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa 14 Juli 2026, untuk mengikuti operasi pasar yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang. Warga yang datang didominasi ibu rumah tangga.
Mereka membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Kegiatan ini disambut antusias sejak pagi hari.
Salah seorang warga Desa Pelamunan, Fitri, mengaku datang setelah mendapat informasi dari warga lain mengenai adanya operasi pasar murah. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli beras dan minyak goreng.
Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau. Operasi pasar dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Alhamdulillah saya membeli beras dan minyak dengan harga lebih murah ketimbang di pasaran. Mudah-mudahan operasi pasar murah ini sering digelar lagi," ujar Fitri.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, operasi pasar sangat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang masih berfluktuasi.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar bersama Kabid Perdagangan Titi Purwitasari. Adang menyebut operasi pasar dilaksanakan bekerja sama dengan PT Wilmar, Bulog Serang, PT ABM, serta petani binaan Diskoumperindag. Berbagai komoditas yang dijual meliputi minyak goreng, beras, telur, hingga sayur-mayur.
Bahkan, stok telur sebanyak 100 kilogram habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam. Kabid Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, mengatakan operasi pasar tahap pertama tahun 2026 dilaksanakan di enam kecamatan selama Juli.
Kecamatan tersebut meliputi Tunjung Teja, Tirtayasa, Carenang, Kramatwatu, Kibin, dan Ciomas. Pada Agustus akan dilanjutkan di lima kecamatan. Sementara September dijadwalkan berlangsung di tiga kecamatan sehingga total menjangkau 16 kecamatan.
Dalam pelaksanaannya, Diskoumperindag menggandeng PT Wilmar, Bulog Sub Divre Serang, PT ABM, peternak telur, dan petani lokal. Komoditas yang disediakan antara lain Minyakita, beras SPHP, beras premium, minyak premium, gula, tepung terigu, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, dan aneka sayuran. Seluruh kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Titi menegaskan harga yang diterapkan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Minyakita dijual Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp55.000, dan gula Rp17.000 per kilogram.
Harga bawang merah dan bawang putih juga lebih murah sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 dibandingkan harga pasar. Pemerintah Kabupaten Serang berharap operasi pasar mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....