Pengendalian Hipertensi dan Diabetes Jadi Kunci Cegah Stroke

  • 26 Jun 2026 16:01 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Pengendalian hipertensi dan diabetes menjadi langkah utama dalam mencegah stroke. Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hermina Cilegon, Muhammad Fahmi menegaskan, kedua penyakit tersebut merupakan faktor risiko yang harus dikendalikan melalui pemeriksaan rutin, kepatuhan berobat, serta perubahan pola hidup.

Fahmi menjelaskan, sebagian faktor risiko stroke memang tidak dapat diubah, seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat stroke sebelumnya. Namun, masyarakat masih dapat menekan risiko dengan mengendalikan penyakit penyerta dan menerapkan gaya hidup sehat.

"Kalau untuk yang bisa dimodifikasi atau dicegah, ya karena tadi dua penyakit yang menyertai itu hipertensi dan diabetes," ujar Fahmi dalam dialog Indonesia Sehat bersama RRI Pro1 Banten, Jumat, 26 Juni 2026.

Ia menilai banyak pasien kurang memperhatikan hipertensi maupun diabetes karena kedua penyakit tersebut sering kali tidak menimbulkan keluhan. Akibatnya, pengobatan tidak dijalankan secara rutin hingga akhirnya muncul komplikasi berupa stroke.

Selain rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis, Fahmi mengimbau masyarakat menjaga pola makan dengan mengurangi konsumsi garam berlebih, membatasi makanan tinggi kolesterol, serta mengontrol asupan karbohidrat. Aktivitas fisik secara teratur dan menghentikan kebiasaan merokok juga dinilai penting untuk menurunkan risiko stroke.

Bagi masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi atau diabetes, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan berat badan perlu dilakukan secara berkala. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi faktor risiko lebih awal sehingga komplikasi dapat dicegah.

"Saya sangat-sangat memperhatikan harus rutin kontrol, kontrol obatnya, kontrol konsumsi makanannya, untuk kebutuhan olahraga juga. Dan untuk semua laki-laki atau perempuan harus setop merokoknya," katanya.

Fahmi menambahkan, pasien yang pernah mengalami stroke juga memiliki risiko mengalami serangan kembali apabila faktor penyebabnya tidak dikendalikan. Karena itu, kepatuhan menjalani pengobatan, rehabilitasi, dan pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kekambuhan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien pascastroke.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....