Wali Kota Sachrudin Minta Tak Ada Celah Kecurangan SPMB
- 08 Jun 2026 14:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Tangerang Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat memimpin Apel Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang dan bertindak sebagai pembina apel di Kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin 8 Juni 2026.
"Saya minta SPMB ini dikawal dan dimonitor terus proses pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Jangan sampai ada error-error baik dalam hal administrasi maupun dalam sistemnya, dan jangan sampai ada celah-celah untuk kecurangan, termasuk tidak boleh ada pungli dalam SPMB di tahun ini," ujar Sachrudin.
Menurutnya, pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan SPMB menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan unggul. "Kami sudah bentuk tim untuk pengawasan tersebut agar pelaksanaannya berjalan bersih dan transparan karena pendidikan merupakan prioritas utama sebagai upaya mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing di Kota Tangerang," katanya.
Sachrudin menjelaskan melalui Program Gampang Sekolah, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menghadirkan akses pendidikan berkualitas yang merata bagi seluruh masyarakat. Program tersebut tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri, tetapi juga mencakup sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Untuk itu bapak-ibu orang tua murid tidak perlu bingung dalam memilih sekolah untuk putra-putrinya karena baik sekolah negeri maupun swasta sama bagusnya. Sekolah swasta di Kota Tangerang juga banyak yang bagus, bahkan Wali Kotanya saja juga lulusan dari sekolah swasta," kata Sachrudin.
Untuk diketahui, Pemkot Tangerang telah menggratiskan 142 sekolah swasta yang terdiri dari 63 Sekolah Dasar atau SD dan Madrasah Ibtidaiyah atau MI dengan 79 Sekolah Menengah Pertama atau SMP dan Madrasah Tsanawiyah atau MTs.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....