Al-Qur'an Kunci Dekat dengan Allah
- 04 Jun 2026 14:03 WIB
- Banten
KBRN, Serang - Kedekatan seorang Muslim dengan Al-Qur'an menjadi salah satu jalan utama untuk meraih kasih sayang Allah SWT. Karena itu, umat Islam tidak hanya dituntut membaca Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Sekretaris MUI Provinsi Banten, Ustaz Deni Rusli, menegaskan bahwa Al-Qur'an merupakan pedoman hidup yang harus dijadikan rujukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan umat Islam adalah meyakini bahwa seluruh isi Al-Qur'an merupakan kebenaran mutlak yang berasal dari Allah SWT. Keyakinan tersebut menjadi fondasi dalam memahami ajaran Islam secara utuh.
Selain itu, umat Islam juga memiliki kewajiban untuk membaca Al-Qur'an dengan penuh kekhusyukan. Membaca Al-Qur'an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi kehidupan manusia.
| Baca juga: Takbir Iduladha Ajak Umat Perkuat Ketakwaan |
“Al-Qur'an harus diyakini kebenarannya, dibaca dengan khusyuk, dipahami maknanya, diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dan didakwahkan kepada masyarakat,” ucapnya dalam program Muatiara Pagi, Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menjelaskan, memahami Al-Qur'an tidak cukup hanya membaca teksnya semata. Umat Islam perlu mengkaji makna yang terkandung dalam setiap ayat agar pesan-pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sosial maupun spiritual.
Menurut Ustaz Deni, akhlak Rasulullah SAW merupakan contoh nyata penerapan nilai-nilai Al-Qur'an. Karena itu, mengamalkan Al-Qur'an berarti berusaha meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika Al-Qur'an diamalkan, maka kehidupan akan lebih terarah. Al-Qur'an bukan hanya dibaca, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap, bekerja, dan berinteraksi dengan sesama,” katanya.
Selain mengamalkan, masyarakat juga didorong untuk menyebarkan nilai-nilai Al-Qur'an melalui dakwah, pendidikan, maupun keteladanan. Upaya tersebut dinilai penting agar manfaat Al-Qur'an dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Memahami Al-Qur'an berarti meyakini kebenarannya, membacanya, mengkajinya, mengamalkannya, dan mendakwahkannya kepada sesama,” ujarnya.
Ia berharap generasi muda semakin dekat dengan Al-Qur'an. Sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi pedoman hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....