Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Jemaah Haji Pandeglang Selama di Tanah Suci
- 04 Jun 2026 14:04 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kementerian Haji Kabupaten Pandeglang menyebut cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan utama yang dihadapi jemaah haji asal Pandeglang pada musim haji 2026. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas ibadah secara bijak agar kondisi kesehatan tetap terjaga selama berada di Tanah Suci.
KepalaSeksi Bina dan Pelayanan Haji Kementerian Haji Kabupaten Pandeglang, Aden Soleh Iskandar, mengatakan seluruh jemaah asal Pandeglang saat ini masih berada di Makkah dan secara umum dalam kondisi baik. Mereka berasal dari tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 13, 17, dan 23 dengan total 933 jemaah.
"Suhu udara yang tinggi menjadi kendala paling banyak dirasakan jemaah selama menjalankan ibadah", ucap Aden dalam dialog Kita Indonesia, Kamis, 4 Juni 2026.
Kondisi tersebut terutama berisiko bagi jemaah lanjut usia serta mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Lebih lanjut Aden mengatakan, petugas terus mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan saat cuaca sedang terik.
Prioritas utama adalah menjalankan rukun dan wajib haji dengan tetap memperhatikan kondisi fisik masing-masing. Selain itu, petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap jemaah memperoleh informasi dan bantuan yang dibutuhkan selama pelaksanaan ibadah. Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, terdapat dua jemaah yang sempat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan akibat gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan hipertensi.
Namun, kondisi tersebut terjadi setelah rangkaian utama ibadah haji selesai dilaksanakan. “Kendala atau tantangan yang dihadapi jemaah haji memang yang paling dirasakan di sana adalah cuaca yang sangat panas. Karena itu aktivitas di luar ruangan harus dikurangi dan jemaah jangan memaksakan diri,” ujarnya.
Aden berharap seluruh jemaah dapat terus menjaga kesehatan, mengatur waktu ibadah dengan baik, serta mengikuti arahan petugas sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan para jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....