Pemuda Parlemen Indonesia Buka Rekrutmen Anggota Baru

  • 26 Mei 2026 13:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Pemuda Parlemen Indonesia membuka rekrutmen anggota baru bagi generasi muda di seluruh Indonesia. Program tersebut ditujukan untuk memberikan ruang belajar, pengembangan diri, serta penyaluran aspirasi anak muda kepada pemerintah pusat.

Sekretaris Eksekutif Pemuda Parlemen Indonesia, Mehdi Fiqiah Siregar mengatakan, pendaftaran dibuka sejak 18 Mei hingga 31 Mei 2026 dan terbuka bagi warga negara Indonesia berusia 18 hingga 30 tahun. Ia menjelaskan, peserta yang ingin bergabung harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti memiliki kemampuan komunikasi yang baik, sehat jasmani dan rohani, serta siap berkontribusi untuk masyarakat dan negara.

Selain seleksi administrasi, calon anggota juga diwajibkan membuat video aspirasi bertema kontribusi untuk negeri dan menulis esai sebanyak 800 hingga 1.000 kata. “Yang kami cari bukan hanya yang paham politik, tapi anak muda yang mau belajar, mau berkembang, dan siap berkontribusi untuk negeri,” ujar Mehdi dalam talkshow Jaga Malam bersama RRI Pro 2 Banten, Senin 25 Mei 2026.

Ia mengatakan peserta yang lolos nantinya akan mengikuti berbagai tahapan, mulai dari Focus Group Discussion (FGD), wawancara, hingga challenge pengabdian masyarakat di daerah masing-masing. Dalam challenge tersebut, peserta diminta membuat dampak nyata di lingkungan sekitar, seperti mengajar, melakukan penghijauan, pengolahan sampah, atau kegiatan sosial lainnya.

Mehdi menambahkan, peserta terpilih juga akan mendapatkan kesempatan belajar langsung di kementerian, lembaga pemerintah, hingga bertemu anggota DPR dan DPD RI. Kegiatan puncak akan digelar dalam konferensi nasional di Jakarta yang menjadi forum penyampaian aspirasi daerah kepada pemerintah pusat.

Ia menyebut, organisasi tersebut juga memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan public speaking, menyusun policy brief, hingga memperluas relasi dengan berbagai pihak. Menurut Mehdi, masih banyak anak muda yang menganggap politik sebagai sesuatu yang kaku dan menakutkan. Padahal, politik sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Karena itu, ia berharap generasi muda tidak apatis terhadap kebijakan publik dan mulai aktif mengikuti organisasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Anak muda harus punya keberanian, kemampuan, dan soft skill agar bisa menjadi generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....